Antisipasi El Nino ‘Godzilla’ 2026, DPRD DKI Jakarta Tekankan Urgensi Ketahanan Pangan dan Pasokan Air Bersih

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
21 Apr 2026, 10:55 WIB
Antisipasi El Nino 'Godzilla' 2026, DPRD DKI Jakarta Tekankan Urgensi Ketahanan Pangan dan Pasokan Air Bersih

LajuBerita — Bayang-bayang fenomena iklim ekstrem kini mulai menghantui Jakarta. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, melayangkan peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera mematangkan strategi demi menjaga stabilitas ketersediaan air bersih serta ketahanan pangan bagi warga ibu kota. Langkah ini menjadi krusial mengingat potensi kemarau panjang yang diprediksi akan melanda dalam waktu dekat.

Yuke mengungkapkan bahwa tantangan Jakarta ke depan tidak hanya terbatas pada persoalan fiskal atau anggaran semata, melainkan juga ancaman nyata dari faktor alam. “Di luar permasalahan lingkungan yang sudah ada, kita dihadapkan pada ancaman El Nino yang cukup ekstrem. Ini harus diantisipasi bersama sejak dini,” ujar Yuke dalam keterangannya yang dihimpun oleh tim redaksi LajuBerita pada Selasa.

Berita Lainnya

Terobosan Finansial Bank Mega: Kini Transaksi di China Semakin Mudah Lewat Ekspansi QRIS Antarnegara

Terobosan Finansial Bank Mega: Kini Transaksi di China Semakin Mudah Lewat Ekspansi QRIS Antarnegara

Ancaman ‘El Nino Godzilla’ dan Kesiapan Ketahanan Pangan

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Merujuk pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat prediksi munculnya fenomena yang dijuluki ‘El Nino Godzilla’ pada pertengahan tahun 2026. Intensitasnya yang kuat berpotensi mengganggu siklus pertanian dan pasokan air nasional secara signifikan.

Menyikapi hal tersebut, Yuke mendesak Pemprov DKI untuk mengedukasi masyarakat agar mulai membiasakan diri menghemat penggunaan air. Lebih jauh, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran akan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Menurutnya, kesiapan mental dan perilaku masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi durasi fenomena alam yang tidak menentu.

“Kami sangat berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk memastikan stok bahan pokok tetap aman di pasar. Sinergi dengan daerah penyangga sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Berita Lainnya

Sentuhan Magis Matteo Politano Bawa Napoli Gusur AC Milan di Klasemen Serie A

Sentuhan Magis Matteo Politano Bawa Napoli Gusur AC Milan di Klasemen Serie A

Mitigasi Lingkungan: Dari Biopori hingga Ruang Terbuka Hijau

Selain fokus pada kebutuhan pokok, legislator dari daerah pemilihan Jakarta Selatan ini juga mendorong percepatan program mitigasi lingkungan. Upaya seperti pembuatan biopori, pembangunan sumur resapan, serta optimalisasi ruang terbuka hijau (RTH) dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk menampung air secara maksimal.

“Aksi penanaman pohon secara masif juga tidak boleh diabaikan. Ini adalah investasi lingkungan yang akan membantu menjaga cadangan air tanah kita saat musim kemarau mencapai puncaknya nanti,” jelas Yuke.

Kewaspadaan Terhadap Risiko Kebakaran

LajuBerita mencatat bahwa cuaca panas ekstrem seringkali berbanding lurus dengan meningkatnya risiko kebakaran di pemukiman padat penduduk. Terkait hal ini, Yuke mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk senantiasa dalam posisi siaga satu.

Berita Lainnya

Tiket Asian Games 2026 Diamankan, Timnas Hoki Putra Indonesia Ukir Prestasi Gemilang di Thailand

Tiket Asian Games 2026 Diamankan, Timnas Hoki Putra Indonesia Ukir Prestasi Gemilang di Thailand

Ia bahkan menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan opsi teknologi modifikasi cuaca (hujan buatan) jika situasi di lapangan menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Koordinasi lintas instansi dipandang sebagai fondasi utama agar dampak buruk dari kemarau panjang ini dapat diminimalisir seefektif mungkin.

“Kesiapan kolektif, baik dari sisi birokrasi maupun partisipasi aktif masyarakat, akan menentukan seberapa kuat Jakarta bertahan melewati tantangan iklim ini,” pungkasnya.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *