Drama Warisan Rp 735 Miliar: Kisah Istri Muda Setia Rawat Suami Kanker yang Berujung Gugatan Anak Tiri
LajuBerita — Sebuah drama keluarga yang melibatkan harta fantastis dan pengabdian di tengah derita penyakit kini tengah menjadi sorotan hangat publik di Sanya, China. Seorang wanita bernama Liyuan mendadak menjadi pusat perhatian setelah menerima warisan senilai Rp 735 miliar dari suaminya yang tengah berjuang melawan kanker stadium akhir. Namun, alih-alih mendapatkan ketenangan di masa sulit, ia justru harus menghadapi badai hukum dari anak-anak tirinya.
Kesetiaan di Tengah Derita Kanker
Kisah ini bermula ketika Hou, seorang pengusaha sukses berusia 61 tahun, didiagnosis menderita kanker stadium akhir pada tahun 2025. Di masa-masa kelam tersebut, Liyuan, sang istri yang terpaut usia 28 tahun lebih muda, muncul sebagai sosok penopang utama. Sejak didiagnosis, Hou harus menjalani lima kali prosedur kemoterapi yang menguras energi dan mental.
Sorotan Romansa Coachella 2026: Katy Perry dan Justin Trudeau Tampil Mesra di Padang Rumput Empire Polo Club
LajuBerita mencatat bahwa Liyuan menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Ia dikabarkan mengesampingkan seluruh kehidupan sosial dan kariernya demi fokus penuh merawat sang suami. Mulai dari menyuapi makan, mengurus kebutuhan sanitasi, hingga setia mendampingi dalam setiap kunjungan medis, Liyuan tak pernah beranjak dari sisi Hou. Pengabdian yang tulus ini rupanya menyentuh hati terdalam sang pengusaha.
Harta Fantastis dan Keputusan Berani
Sebagai bentuk terima kasih dan jaminan masa depan bagi istri serta putra mereka yang masih berusia enam tahun, Hou mengambil keputusan besar pada 18 Maret 2026. Ia memutuskan untuk mengalihkan seluruh aset kekayaan miliknya kepada Liyuan secara hukum.
Nilai kekayaan yang diwariskan pun tidak main-main, mencapai 300 juta yuan atau sekitar Rp 735 miliar. Harta tersebut meliputi aset-aset premium, di antaranya:
Sadie Sink Putuskan Hapus Instagram dari Ponsel: Media Sosial Bisa Sangat Berbahaya
- Tiga unit vila tepi pantai di lokasi strategis di Sanya.
- Dua ruko komersial di jalan utama.
- Kepemilikan penuh atas sebuah hotel resor mewah.
- Saham sebesar 27 persen di sebuah perusahaan kapal pesiar.
- Simpanan bank dengan total nilai 47 juta yuan.
Sengketa Warisan dan Tuduhan Manipulasi
Keputusan Hou tersebut rupanya menjadi api yang menyulut kemarahan dua anaknya dari pernikahan sebelumnya. Merasa tidak diperlakukan dengan adil, kedua anak tiri Liyuan tersebut melayangkan gugatan hukum untuk membatalkan pengalihan aset. Mereka tidak segan menuduh Liyuan sebagai sosok “wanita licik” di media sosial dan mempertanyakan validitas dokumen yang ditandatangani sang ayah.
Pihak penggugat mencurigai bahwa Hou tidak berada dalam kondisi kesadaran penuh saat menandatangani surat wasiat tersebut, atau bahkan berada di bawah tekanan dan manipulasi. Sengketa warisan ini kini tengah bergulir di meja hijau, menciptakan ketegangan keluarga yang semakin memanas.
Ramalan Zodiak 1 Mei: Strategi Capricorn Menghadapi Hambatan dan Kunci Keberanian Aquarius
Tanggapan Liyuan dan Reaksi Publik
Menanggapi serangan tersebut, Liyuan tetap pada pendiriannya. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya murni didasari rasa cinta dan tanggung jawab sebagai seorang istri yang telah mendampingi Hou selama 10 tahun. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah meminta harta apa pun, dan fokus utamanya tetap pada kesembuhan sang suami.
Kisah ini memicu perdebatan luas di jagat maya. Sebagian warganet memberikan pembelaan bagi Liyuan, mengingat durasi pernikahan mereka yang sudah satu dekade dan adanya kehadiran anak kandung di antara mereka sebagai bukti hubungan yang serius. Namun, tidak sedikit pula yang memberikan komentar sinis mengenai fenomena pernikahan beda usia yang melibatkan miliuner, menyebutnya sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Mengenal Lebih Dekat Pria Virgo: Di Balik Sikap Dingin, Tersimpan Kesetiaan dan Romantisme Tak Terduga
Bagaimanapun akhir dari persidangan nanti, kisah ini menjadi pengingat betapa rumitnya persinggungan antara harta, cinta, dan dinamika keluarga dalam sebuah kekayaan yang melimpah.