Kilau Kemewahan di Pernikahan El Rumi: Menakar Koleksi Jam Tangan Miliaran Rupiah Milik Maia Estianty dan Irwan Mussry
LajuBerita — Perhelatan janji suci antara El Rumi dan Syifa Hadju yang berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, masih meninggalkan jejak perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pernikahan yang digadang-gadang sebagai salah satu acara paling prestisius tahun ini tidak hanya menyita perhatian melalui keromantisan sang mempelai, namun juga melalui detail penampilan para anggota keluarga besar yang hadir dengan penuh totalitas.
Di antara hiruk-pikuk kebahagiaan tersebut, sorotan tajam publik tertuju pada pasangan Maia Estianty dan Irwan Mussry. Sebagai orang tua, keduanya tampil dengan aura elegan yang tak terbantahkan. Namun, melampaui busana desainer ternama yang mereka kenakan, ada satu elemen aksesori yang berhasil mencuri panggung di setiap rangkaian acara: koleksi jam tangan mewah bernilai fantastis. Bukan sekadar penunjuk waktu, deretan arloji yang melingkar di pergelangan tangan mereka adalah representasi dari kasta tertinggi dunia horologi.
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Navigasi Asmara Taurus yang Fluktuatif dan Ujian Kesabaran Libra
Simbol Presisi Jerman di Momen Pengajian yang Khidmat
Rangkaian prosesi dimulai dengan acara pengajian yang berlangsung dengan suasana syahdu dan penuh doa. Dalam balutan busana tradisional berwarna pastel yang lembut, Irwan Mussry tampil bersahaja namun tetap memancarkan kelas seorang pebisnis sukses. Melengkapi penampilannya, Irwan memilih sebuah mahakarya dari tanah Jerman, yakni A. Lange & Söhne 1815 Tourbillon dengan referensi 730.032F A.
Bagi para pencinta jam tangan mewah, merek ini bukanlah nama sembarangan. A. Lange & Söhne dikenal dengan teknik finishing yang luar biasa rumit. Jam tangan edisi terbatas ini hanya diproduksi sebanyak 100 unit di seluruh dunia, menjadikannya barang langka yang sangat diburu kolektor. Keistimewaan utamanya terletak pada fitur tourbillon, sebuah mekanisme rumit yang dirancang untuk melawan efek gravitasi demi akurasi waktu yang presisi.
Dobrak Standar Formal: Kisah Gadis 19 Tahun Tanpa Ijazah yang Dipinang BMW Jadi Tim Marketing
Dibuat dari material platinum premium yang kokoh namun tetap terlihat minimalis, arloji ini ditaksir memiliki nilai mencapai Rp 3,99 miliar. Kehadiran jam tangan ini di momen pengajian seolah menjadi simbol keteguhan dan ketepatan, selaras dengan doa-doa yang dipanjatkan untuk masa depan sang anak di pernikahan El Rumi.
Keanggunan Tradisional dan Sentuhan Modern di Acara Siraman
Beralih ke prosesi siraman yang kental dengan adat, Maia Estianty dan Irwan Mussry tampil kompak dalam nuansa nude peach yang hangat. Pada momen ini, pilihan jam tangan mereka kembali menjadi buah bibir. Irwan Mussry memilih Cartier Santos de Cartier Skeleton, sebuah jam tangan yang memadukan sejarah panjang dengan desain futuristik.
Terjebak di Kelas! 4 Rekomendasi Drakor Zombie Bertema Sekolah yang Paling Mencekam
Cartier Santos sendiri merupakan salah satu pelopor jam tangan pilot pertama di dunia. Versi Skeleton yang dikenakan Irwan menonjolkan keindahan mesin di dalamnya yang terpampang nyata tanpa dial penutup. Dibalut dengan material rose gold yang mewah dan crown berhiaskan safir, jam ini menggunakan mekanisme manual winding Caliber 9619 MC. Estetika artistik dari jam senilai Rp 1,32 miliar ini memberikan kesan maskulin yang sangat berkelas.
Tak mau kalah dengan sang suami, Maia Estianty juga tampil memukau. Di pergelangan tangannya melingkar Rolex Datejust Royal Pink 36 MM. Jam tangan ini merupakan perpaduan sempurna antara feminitas dan prestise. Dengan dial berwarna pink yang manis serta taburan berlian sebagai indeks penunjuk angka, Rolex ini melambangkan kemapanan dan selera tinggi. Jam tangan ikonik ini diperkirakan dibanderol dengan harga sekitar Rp 1,19 miliar, sebuah angka yang setara dengan harga rumah mewah namun terasa pas melengkapi pesona seorang Maia.
Rahasia Kulit Tetap Cantik: 4 Trik Jitu Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Makeup Anda
Puncak Resepsi: Kilau Emas dan Keberanian Rolex Daytona Leopard
Puncak dari segala rangkaian acara adalah resepsi pernikahan yang digelar dengan megah dan glamor. Jika pada acara sebelumnya Maia tampil lebih kalem, pada malam resepsi ia menunjukkan jati dirinya sebagai seorang diva sejati. Mengenakan gaun berwarna emas yang menyilaukan, Maia memilih aksesori yang sangat berani dan ikonik: Rolex Daytona Leopard 116598SACO.
Jam tangan ini bukanlah koleksi biasa. Rolex Daytona Leopard sering disebut sebagai salah satu desain paling eksentrik dan kontroversial dalam sejarah Rolex, namun justru itulah yang membuatnya sangat berharga. Memiliki motif leopard yang unik pada bagian dial dan strap kulitnya, jam ini dihiasi dengan 36 safir oranye pada bagian bezel serta 48 berlian yang tertanam pada bagian case.
Koleksi ini sangat langka dan sering kali hanya dimiliki oleh figur publik tingkat dunia yang memiliki keberanian dalam bergaya. Harga jam tangan ini pun tak main-main, diperkirakan mencapai Rp 2,15 miliar. Kehadiran arloji ini di pergelangan tangan Maia seolah menegaskan posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di industri hiburan tanah air.
Mengapa Jam Tangan Menjadi Sorotan Utama?
Banyak publik bertanya-tanya, mengapa detail jam tangan menjadi begitu krusial dalam pemberitaan fashion selebriti kali ini? Jawabannya terletak pada latar belakang Irwan Mussry sendiri. Sebagai pemimpin Time International, Irwan adalah sosok di balik masuknya berbagai merek jam tangan mewah kelas dunia ke Indonesia. Oleh karena itu, apa yang ia dan istrinya kenakan bukan sekadar aksesori, melainkan pernyataan profesional dan apresiasi terhadap karya seni horologi.
Setiap jam yang mereka pakai memiliki narasi tersendiri. Mulai dari kerumitan mesin Jerman hingga kemewahan berlian Swiss, semuanya dipilih dengan cermat untuk menyesuaikan dengan atmosfer acara. Bagi keluarga Maia Estianty, jam tangan adalah investasi sekaligus simbol perjalanan waktu yang berharga, terutama di momen sakral seperti pernikahan anak tercinta.
Harmoni Kemewahan di Tengah Kebahagiaan Keluarga
Meskipun total nilai jam tangan yang mereka kenakan jika digabungkan mencapai angka belasan miliar rupiah, kemewahan tersebut tetap terasa elegan karena dibalut dengan rasa syukur dan kebahagiaan keluarga. Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju tidak hanya menjadi ajang pamer kemewahan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kelas dan gaya hidup dapat bersanding harmonis dengan nilai-nilai kekeluargaan.
Secara keseluruhan, penampilan Maia dan Irwan dalam rangkaian acara ini telah menetapkan standar baru dalam berbusana bagi orang tua mempelai di kalangan sosialita Indonesia. Dengan pemilihan arloji yang tepat, mereka berhasil menunjukkan bahwa kemewahan sejati tidak harus selalu terlihat berlebihan, namun bisa terpancar melalui detail-detail kecil yang memiliki nilai sejarah dan keahlian tingkat tinggi.
Kini, publik pun menanti apakah tren jam tangan mewah koleksi keluarga ini akan terus berlanjut di acara-acara besar lainnya. Satu hal yang pasti, melalui sorotan LajuBerita, kita bisa melihat bahwa di balik megahnya sebuah pesta, ada detail-detail penuh makna yang menarik untuk terus diikuti dan dikaji lebih dalam.