Tembok Kokoh Sendri Johansyah Selamatkan Persijap, Curi Satu Poin Vital di Markas Persik Kediri

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
07 Apr 2026, 14:23 WIB
Tembok Kokoh Sendri Johansyah Selamatkan Persijap, Curi Satu Poin Vital di Markas Persik Kediri

LajuBerita — Pertempuran sengit di Stadion Brawijaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 berakhir tanpa pemenang. Persijap Jepara berhasil memaksakan hasil imbang kacamata 0-0 saat bertandang ke markas Persik Kediri, Senin (6/4), dalam laga yang diwarnai drama VAR dan kegagalan penalti tuan rumah.

Drama VAR dan Aksi Heroik Sendri Johansyah

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Tuan rumah Persik sejatinya hampir merayakan keunggulan pada menit ke-28 melalui aksi Jose Enrique. Namun, sorak-sorai pendukung Macan Putih terhenti seketika setelah wasit menganulir gol tersebut melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR) yang menyatakan telah terjadi posisi offside sebelumnya.

Memasuki babak kedua, ancaman bagi Persijap Jepara kembali memuncak. Pada menit ke-57, wasit menunjuk titik putih setelah pemain bertahan Laskar Kalinyamat dianggap melakukan handball di kotak terlarang. Jose Enrique yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya dibaca dengan sempurna oleh Sendri Johansyah. Kiper Persijap tersebut melakukan penyelamatan gemilang menggunakan kakinya, sekaligus menjaga skor tetap imbang hingga laga usai.

Berita Lainnya

Prioritaskan Stamina Jamaah Haji, Wamenhaj Imbau Daerah Pangkas Seremonial Pelepasan yang Berlebihan

Prioritaskan Stamina Jamaah Haji, Wamenhaj Imbau Daerah Pangkas Seremonial Pelepasan yang Berlebihan

Reaksi Mario Lemos: Syukur di Tengah Target yang Meleset

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengaku bahwa performa anak asuhnya sebenarnya tidak berada di level terbaik mereka. Meski menargetkan kemenangan, juru taktik asal Portugal itu tetap mengapresiasi satu poin yang berhasil dicuri dari Kediri.

“Kami tidak tampil seperti biasanya hari ini. Namun, kami harus tetap bersyukur bisa membawa pulang poin meski tidak sesuai dengan target awal kami, yakni tiga poin,” ujar Lemos dilansir dari laman resmi liga. Ia juga memuji kekuatan Persik Kediri yang tampil sangat dominan di hadapan pendukungnya sendiri. “Persik bermain sangat baik. Kedepannya, kami harus bekerja lebih keras karena setiap poin sangat berarti untuk mengamankan posisi kami di klasemen.”

Berita Lainnya

TNI AU Gelar Bazar Murah Serentak di Seluruh Indonesia, Upaya Nyata Ringankan Beban Ekonomi Warga

Nafas Lega di Papan Bawah

Tambahan satu poin ini memperpanjang tren positif Persijap yang belum tersentuh kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Saat ini, Laskar Kalinyamat duduk di peringkat ke-14 dengan koleksi 22 poin, unggul tipis dua angka dari Madura United yang berada di garis teratas zona degradasi.

Persaingan di papan bawah semakin memanas setelah rival terdekat mereka, Persis Solo, juga meraih hasil imbang 1-1 kontra PSM Makassar. Dengan selisih poin yang sangat rapat, setiap laga sisa kini dianggap sebagai partai final bagi tim-tim yang berjuang menghindari jurang degradasi.

Ujian Berat Menanti di Bumi Kartini

Tugas berat sudah menanti Mario Lemos dan pasukannya di akhir pekan ini. Persijap dijadwalkan menjamu tim raksasa Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (11/4) pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini. Tim tamu datang dengan modal mengerikan berupa enam kemenangan beruntun, sebuah tantangan besar bagi lini pertahanan Persijap yang harus tetap solid demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Berita Lainnya

Ambisi Besar Laos di Piala AFF U-17 2026: Siap Taklukkan Grup Neraka di Jawa Timur

Ambisi Besar Laos di Piala AFF U-17 2026: Siap Taklukkan Grup Neraka di Jawa Timur
Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *