Drama Enam Gol di Hill Dickinson: Manchester City Terpeleset, Harapan Kejar Arsenal Menipis

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
05 Mei 2026, 04:46 WIB
Drama Enam Gol di Hill Dickinson: Manchester City Terpeleset, Harapan Kejar Arsenal Menipis

LajuBerita — Panggung Liga Inggris kembali menyajikan drama yang menguras emosi dan adrenalin pada pekan ke-35. Manchester City, yang tengah berada dalam misi krusial untuk memangkas jarak dengan Arsenal di puncak klasemen, justru harus tertahan dalam drama enam gol saat bertandang ke markas Everton. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Hill Dickinson pada Selasa dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3, sebuah hasil yang terasa pahit bagi armada Pep Guardiola.

Hasil seri ini membuat Manchester City hanya mampu membawa pulang satu poin tambahan. Meskipun mereka berhasil menipiskan selisih poin dengan Arsenal menjadi lima angka, kegagalan mengamankan kemenangan di laga ini menjadi pukulan telak. Padahal, The Citizens masih menyimpan satu tabungan pertandingan yang seharusnya bisa menjadi kartu as dalam perburuan gelar juara musim ini. Di sisi lain, Everton membuktikan diri sebagai lawan yang sulit ditaklukkan, memantapkan posisi mereka di peringkat sepuluh klasemen dengan koleksi 48 poin.

Berita Lainnya

Menggugah Selera dan Emosi, Serial ‘Luka, Makan, Cinta’ Resmi Mengudara di Netflix

Menggugah Selera dan Emosi, Serial ‘Luka, Makan, Cinta’ Resmi Mengudara di Netflix

Dominasi Awal Manchester City yang Tak Berujung Manis

Sejak peluit pertama dibunyikan, Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan. Gaya permainan penguasaan bola yang menjadi ciri khas Pep Guardiola terlihat sangat dominan. Lini tengah City yang dikomandoi Bernardo Silva dan Rayan Cherki terus membombardir pertahanan tuan rumah dengan umpan-umpan pendek yang presisi. Cherki sendiri hampir membawa City unggul cepat melalui peluang emas di menit ke-7 dan menit ke-18. Namun, ketangguhan Jordan Pickford di bawah mistar gawang Everton menjadi tembok besar yang sulit ditembus.

Tekanan bertubi-tubi dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Di menit ke-43, Jeremy Doku menunjukkan kelasnya sebagai salah satu winger paling berbahaya saat ini. Melalui aksi individu yang memukau, ia melepaskan sepakan melengkung yang mengarah tepat ke pojok kiri atas gawang. Pickford, meski sudah merentangkan tubuhnya semaksimal mungkin, gagal menjangkau bola tersebut. Gol ini membawa City unggul 1-0 dan menutup babak pertama dengan penuh kepercayaan diri.

Berita Lainnya

Magelang Bersiap Menjadi Magnet Dunia Melalui Interhash 2026: Strategi Jitu Dongkrak Ekonomi UMKM dan Pariwisata Lokal

Magelang Bersiap Menjadi Magnet Dunia Melalui Interhash 2026: Strategi Jitu Dongkrak Ekonomi UMKM dan Pariwisata Lokal

Momentum Kejutan dari The Toffees di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis secara tak terduga. Everton, yang didukung penuh oleh publik tuan rumah, tampil jauh lebih efektif dan berani melakukan transisi cepat. Bencana bagi City dimulai pada menit ke-68. Sebuah kesalahan koordinasi dan umpan ceroboh dari Marc Guehi berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Thierno Barry. Pemain pengganti ini dengan tenang menyarangkan bola ke gawang Gianluigi Donnarumma, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.

Gol tersebut seolah memberikan suntikan energi luar biasa bagi Everton. Hanya berselang lima menit, petaka kembali menghampiri pertahanan City. Berawal dari situasi bola mati, Jake O’Brien berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang tak mampu dihalau oleh Donnarumma. Dalam sekejap, Everton berbalik unggul 2-1, membuat seisi stadion bergemuruh dan memaksa City keluar dari zona nyaman mereka.

Berita Lainnya

Optimisme di Tengah Gejolak Global: Survei Poltracking Ungkap Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Optimisme di Tengah Gejolak Global: Survei Poltracking Ungkap Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Hujan Gol dan Drama Menit Akhir

Manchester City yang terkejut mencoba merespons, namun mereka justru kembali kecolongan. Pada menit ke-81, Thierno Barry mencatatkan namanya kembali di papan skor setelah menyelesaikan skema serangan balik yang mematikan. Skor 3-1 untuk keunggulan Everton seolah memberikan sinyal bahwa City akan pulang dengan tangan hampa. Namun, mental juara The Citizens berbicara. Hanya dua menit berselang, Erling Haaland memperpendek jarak menjadi 3-2 setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Mateo Kovacic yang baru masuk sebagai pemain pengganti.

Sisa waktu pertandingan diisi dengan gelombang serangan total dari Manchester City. Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan untuk Everton, Jeremy Doku kembali muncul sebagai pahlawan bagi tim tamu. Tepat pada menit ke-90+7, di detik-detik akhir masa injury time, Doku melepaskan tendangan melengkung indah yang sekali lagi menaklukkan Pickford. Skor 3-3 menjadi penutup laga yang dramatis ini, menyelamatkan City dari kekalahan memalukan namun tetap menyisakan lubang besar dalam rencana pengejaran gelar mereka.

Berita Lainnya

Tiket Asian Games 2026 Diamankan, Timnas Hoki Putra Indonesia Ukir Prestasi Gemilang di Thailand

Tiket Asian Games 2026 Diamankan, Timnas Hoki Putra Indonesia Ukir Prestasi Gemilang di Thailand

Analisis dan Implikasi Perburuan Gelar

Bagi Manchester City, hasil imbang ini adalah peringatan keras. Kesalahan di lini belakang, terutama yang dilakukan oleh Marc Guehi, menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi oleh Guardiola. Di sisi lain, penampilan Jeremy Doku menjadi oase di tengah performa tim yang fluktuatif. Ia membuktikan bahwa kreativitas di sisi sayap bisa menjadi pemecah kebuntuan saat Haaland mendapat pengawalan ketat dari bek lawan.

Bagi Arsenal, hasil ini tentu menjadi kabar baik. Keunggulan lima poin memberikan ruang bernapas yang sedikit lebih lega bagi The Gunners, meskipun City masih memiliki satu laga tunda. Persaingan menuju gelar juara kini diprediksi akan ditentukan hingga pekan-pekan terakhir, di mana konsistensi dan ketahanan mental akan menjadi kunci utama siapa yang layak mengangkat trofi Premier League di akhir musim nanti.

Susunan Pemain Kedua Tim

Everton (4-2-3-1): Jordan Pickford; Vitaly Mykolenko, Michael Keane, James Tarkowski, Jake O’Brien; Tim Iroegbunam, James Garner; Iliman Ndiaye, Kiernan Dewsbury-Hall (Alcaraz 90+2′), Merlin Rohl (Patterson 90+2′); Beto (Thierno Barry 64′).

Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Nico O’Reilly, Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Matheus Nunes; Bernardo Silva (Marmoush 87′), Nico Gonzalez (Mateo Kovacic 75′); Jeremy Doku, Rayan Cherki, Antoine Semenyo (Phil Foden 74′); Erling Haaland.

Pertandingan ini menegaskan bahwa di Liga Inggris, tidak ada tim yang benar-benar bisa dianggap remeh, bahkan oleh tim bertabur bintang sekelas Manchester City. Kini, semua mata akan tertuju pada laga berikutnya, menanti apakah The Citizens mampu bangkit atau justru semakin tertinggal dari rival utama mereka.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *