Antara Visual dan Realita: Kontroversi Wajah ‘Flawless’ Zhang Linghe di Serial Pursuit of Jade Picu Reaksi Pemerintah China
LajuBerita — Kehadiran Zhang Linghe dalam kancah drama China terbaru berjudul ‘Pursuit Of Jade’ benar-benar menjadi magnet bagi para penikmat layar kaca, khususnya kaum hawa. Berperan sebagai sosok Jenderal Xie Zheng yang gagah, aktor papan atas ini justru mendapati dirinya di tengah pusaran kritik tajam karena visualnya yang dinilai terlalu sempurna—bahkan cenderung tidak realistis—saat melakoni adegan peperangan yang brutal.
‘Pursuit Of Jade’ sendiri saat ini tengah menjadi buah bibir di berbagai platform media sosial. Serial kolosal berbalut romansa ini mengisahkan tentang skenario pernikahan pura-pura antara Fan Changyu, seorang putri tukang daging, dengan Xie Zheng, seorang bangsawan dengan latar belakang kelam. Di balik motif tersembunyi masing-masing, keduanya justru terjebak dalam benih-benih cinta di tengah pusaran intrik politik dan desing pedang di medan laga.
Drama Perceraian Khaby Lame: Istri Tuntut Setengah Kekayaan, Namun Terbentur Fakta Mengejutkan
Julukan ‘Jenderal Alas Bedak’ dari Netizen
Dalam narasinya, karakter yang dimainkan Zhang Linghe adalah seorang mantan bangsawan yang membawa beban dendam selama 17 tahun. Meski mata penonton dimanjakan dengan kegagahannya mengenakan baju zirah yang megah, sebagian pemirsa justru merasa terganggu dengan wajah sang aktor yang tampak terlalu bersih tanpa noda. Kulitnya yang cerah dan riasan yang tetap terjaga meski di tengah debu peperangan membuat netizen memberikan julukan satir sebagai ‘jenderal alas bedak’.
Komentar pedas pun bermunculan di jagat maya, di mana beberapa pengguna media sosial menyindir bahwa Xie Zheng seolah menyempatkan diri untuk berdandan pukul 4 pagi demi terlihat paripurna saat pertempuran dimulai pukul 6 pagi. Padahal, dalam versi novel aslinya, karakter ini memang digambarkan sebagai pria berwibawa dengan wajah serupa ‘giok dingin’, namun eksekusi dalam drama dianggap terlalu menonjolkan aspek kecantikan ketimbang ketangguhan seorang militer.
Ramalan Zodiak Cinta 6 Mei: Gemini Temukan Kehangatan Kembali, Taurus Harus Belajar Mengalah demi Harmonisasi
Kritik Tajam dari Media Pemerintah
Diskusi panas ini rupanya tidak berhenti di level penggemar saja. Media pemerintah China turut menyoroti tren estetika yang melenceng ini. Akun resmi Komite Provinsi Zhejiang merilis pernyataan kritis terkait penggambaran karakter tersebut. Mereka menyoroti penggunaan makeup yang terlalu flawless dan sikap yang dianggap kurang memiliki aura maskulinitas yang seharusnya melekat pada seorang tokoh militer legendaris.
Laporan tersebut memberikan peringatan keras kepada industri hiburan Tiongkok mengenai kekhawatiran bahwa daya tarik visual kini mulai menggeser kedalaman karakter. Hal ini dikhawatirkan dapat mendistorsi persepsi penonton muda dan menciptakan kesalahpahaman bagi penonton internasional mengenai nilai-nilai budaya dan sejarah China yang otentik.
Strategi Unik Cari Jodoh di Jepang: Kencan Khusus Marga Sama demi Siasati Aturan Nama Keluarga
Sudut Pandang Berbeda dari CCTV News
Menariknya, tidak semua pihak memandang visual Zhang Linghe sebagai sebuah kesalahan produksi. Di sisi lain, CCTV News justru melontarkan pujian terhadap estetika yang diusung oleh tim produksi. Mereka menilai elemen desain seperti hiasan kepala bulu burung pegar yang dikenakan sang jenderal merupakan bentuk harmonisasi antara estetika opera tradisional dengan warisan budaya luhur.
Aksesori tersebut dipandang berhasil memberikan sentuhan pesona oriental yang unik, yang membuat karakter Xie Zheng memiliki identitas visual yang kuat di tengah gempuran tren aktor tampan lainnya. Debat ini pun menyisakan pertanyaan besar bagi industri kreatif: sejauh mana estetika visual boleh mengintervensi realitas sejarah dalam sebuah karya seni?
Navigasi Bintang 26 April: Cancer Jangan Bermain Api, Leo Uji Kesabaran, dan Virgo Saatnya Refleksi Diri