Revolusi Skate di Panggung High Fashion: Bedah Desain Louis Vuitton Combi Garapan Pharrell Williams

Reporter Lifestyle | LajuBerita
23 Jun 2026, 14:47 WIB
Revolusi Skate di Panggung High Fashion: Bedah Desain Louis Vuitton Combi Garapan Pharrell Williams

LajuBerita — Panggung mode dunia kembali dikejutkan dengan gebrakan terbaru dari rumah mode asal Prancis, Louis Vuitton. Di bawah arahan kreatif Pharrell Williams, batas antara budaya jalanan dan kemewahan tingkat tinggi kian memudar. Menjelang perhelatan akbar busana pria Spring/Summer 2027, sang maestro seni tersebut memberikan bocoran mengenai koleksi alas kaki terbarunya yang langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sneakers dan pengamat mode global.

Koleksi yang diberi nama Louis Vuitton Combi ini hadir dengan aura yang terasa sangat akrab bagi para penggemar kultur papan luncur. Dengan siluet low-profile dan sol vulkanisir yang kokoh, banyak pihak yang langsung mengaitkan desain ini dengan salah satu sepatu paling ikonis dalam sejarah, yakni Vans Authentic. Namun, di balik kemiripan bentuknya, terdapat detail-detail eksklusif yang hanya bisa dihadirkan oleh rumah mode sekelas Louis Vuitton.

Berita Lainnya

10 Rekomendasi Drama China Modern Rating Tinggi dengan Happy Ending yang Menguras Emosi dan Bikin Baper

10 Rekomendasi Drama China Modern Rating Tinggi dengan Happy Ending yang Menguras Emosi dan Bikin Baper

Sentuhan Mewah dalam Siluet Klasik

Secara visual, Louis Vuitton Combi memang mengadopsi estetika minimalis yang menjadi ciri khas sepatu skate era 60-an. Sebagaimana dilansir dari laporan eksklusif WWD, kemiripan ini terlihat nyata pada bagian toe panel yang membungkus rapi sisi depan sepatu, sistem konfigurasi tali yang sederhana, hingga garis tegas pada bagian midsole vulkanisir. Ini adalah sebuah penghormatan sekaligus reinterpretasi terhadap model legendaris yang pertama kali diperkenalkan ke dunia pada tahun 1966.

Namun, jangan salah sangka. Jika Vans Authentic dikenal karena kesederhanaan material kanvasnya yang terjangkau, Pharrell Williams menyulap Combi menjadi sebuah karya seni yang memancarkan kemewahan tanpa kompromi. Versi yang dibocorkan memperlihatkan penggunaan material premium berupa kulit buaya (crocodile skin) berwarna merah menyala. Penggunaan tekstur eksotis ini memberikan dimensi baru pada sepatu skate, mengubah fungsi dasarnya dari sekadar alat pelindung kaki saat beraksi di atas papan, menjadi simbol status sosial yang prestisius.

Berita Lainnya

Tragedi Pernikahan Kelam: Pengantin Disiram Cat Hitam oleh Kakak Ipar, Kenangan Indah Berubah Jadi Trauma

Tragedi Pernikahan Kelam: Pengantin Disiram Cat Hitam oleh Kakak Ipar, Kenangan Indah Berubah Jadi Trauma

Detail Eksklusif dan Bocoran dari Kalangan Selebritas

Keunikan Louis Vuitton Combi tidak berhenti pada material utamanya saja. Pharrell menambahkan detail heel tab yang terbuat dari kulit Vachetta berkualitas tinggi—material yang sama yang biasanya ditemukan pada handle tas-tas ikonik Louis Vuitton. Detail kulit Vachetta ini juga diaplikasikan secara artistik pada bagian depan sepatu, memberikan kontras tekstur yang elegan.

Informasi tambahan mengenai koleksi ini juga diperkuat oleh unggahan rapper kenamaan, Future, melalui Instagram Story pribadinya. Selain varian warna merah yang berani, terlihat pula opsi warna cokelat klasik yang dihiasi dengan motif monogram Louis Vuitton yang sangat melegenda. Menariknya, motif tersebut dipadukan dengan aksen multicolor yang ceria, mencerminkan gaya personal Pharrell yang gemar mengeksplorasi spektrum warna yang luas. Dengan rekam jejaknya selama ini, para analis fashion pria memprediksi bahwa Combi akan dirilis dalam berbagai pilihan warna yang lebih beragam saat peluncuran resminya nanti.

Berita Lainnya

Kisah Luar Biasa Karmila Purba: Joki ‘Tong Setan’ Asal Sumut yang Kini Taklukkan Panggung Inggris

Kisah Luar Biasa Karmila Purba: Joki ‘Tong Setan’ Asal Sumut yang Kini Taklukkan Panggung Inggris

Reaksi Dunia dan Tanggapan Tak Terduga dari Vans

Kehadiran desain yang sangat menyerupai sepatu skate klasik ini tentu tidak luput dari perhatian netizen. Media sosial segera dipenuhi dengan diskusi mengenai batas antara inspirasi dan imitasi dalam dunia desain. Namun, alih-alih memicu ketegangan, pihak Vans justru memberikan respons yang cukup mengejutkan. Melalui akun Instagram @skateboard milik Pharrell, akun resmi Vans meninggalkan komentar santai yang seolah memberikan restu dan mengakui pengaruh besar desain mereka terhadap koleksi mewah tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi apakah Louis Vuitton melakukan kolaborasi formal dengan brand di bawah naungan VF Corp tersebut. Namun, fenomena ini bukanlah hal baru bagi Pharrell. Tahun lalu, ia juga sempat merilis sneaker bertajuk ‘Tilted’ yang memiliki kemiripan dengan model chunky milik Vans. Pharrell sendiri secara terbuka mengakui bahwa dunia skateboarding merupakan salah satu sumber inspirasi terbesarnya dalam berkarya, menciptakan jembatan antara komunitas subkultur dengan dunia lifestyle kelas atas.

Berita Lainnya

Mengulas Fenomena ‘Perfect Crown’: Chemistry Panas IU dan Byeon Woo Seok Hingga Deretan Pemain Bertabur Bintang

Mengulas Fenomena ‘Perfect Crown’: Chemistry Panas IU dan Byeon Woo Seok Hingga Deretan Pemain Bertabur Bintang

Tren ‘Skate-Luxury’ di Kalangan Direktur Kreatif

Langkah Pharrell Williams sebenarnya mengikuti jejak para desainer visioner lainnya yang mencoba membawa elemen jalanan ke atas panggung runway. Sebelum Pharrell, nama-nama besar seperti Jonathan Anderson juga pernah melakukan hal serupa. Saat memulai debutnya sebagai direktur kreatif untuk lini pria di sebuah rumah mode ternama, Anderson merilis koleksi sneakers dengan siluet klasik yang sangat terinspirasi dari bentuk sepatu Vans.

Fenomena ini menunjukkan bahwa estetika fungsional dari sepatu skate memiliki daya tarik universal yang tidak lekang oleh waktu. Para desainer melihat adanya kejujuran dan kekuatan karakter dalam desain-desain klasik tersebut, yang kemudian mereka ‘elevasi’ dengan material mewah dan teknik pengerjaan tangan (craftsmanship) yang luar biasa. Ini adalah bentuk evolusi dari fashion show modern, di mana kenyamanan dan gaya urban menjadi prioritas utama.

Menanti Debut Resmi di Paris Fashion Week

Bagi para kolektor dan penggemar mode yang sudah tidak sabar, Louis Vuitton Combi dijadwalkan akan meluncur secara resmi pada awal tahun 2027. Namun, publik tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat penampakan utuhnya. Sepatu ini diprediksi akan menjadi bintang utama yang mendominasi penampilan para model dalam peragaan busana Spring/Summer 2027 yang akan digelar di Paris.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian Paris Fashion Week edisi menswear pada hari Selasa malam, 23 Juni 2026, waktu setempat. Paris, yang selalu menjadi pusat gravitasi mode dunia, akan menjadi saksi bagaimana Pharrell Williams kembali mendefinisikan ulang apa artinya menjadi modern, relevan, dan mewah di era saat ini. Koleksi ini bukan sekadar tentang sepatu, melainkan tentang bagaimana sebuah ide dari jalanan bisa bertransformasi menjadi sebuah standar baru dalam kemewahan global.

Dengan antusiasme yang begitu besar, Louis Vuitton Combi tampaknya akan menjadi salah satu produk paling dicari dalam beberapa tahun ke depan. Apakah ini akan menjadi tren yang bertahan lama atau sekadar romansa sesaat antara haute couture dan skate culture? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun satu yang pasti, di bawah kepemimpinan Pharrell, Louis Vuitton terus membuktikan bahwa mereka tidak takut untuk bereksperimen dan mendobrak batasan-batasan konvensional.

Reporter Lifestyle

Reporter Lifestyle

Menyajikan berita hiburan, teknologi, kesehatan, travel, dan otomotif dengan gaya menarik dan informatif.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *