Ironi Pangeran Harry: Digugat Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Yayasan Sentebale Miliknya

Reporter Lifestyle | LajuBerita
11 Apr 2026, 18:48 WIB
Ironi Pangeran Harry: Digugat Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Yayasan Sentebale Miliknya

LajuBerita — Hubungan diplomatik dan emosional antara Pangeran Harry dengan yayasan amal yang ia rintis sendiri, Sentebale, tampaknya benar-benar berada di titik nadir. Secara mengejutkan, Duke of Sussex kini harus berhadapan dengan meja hijau setelah Sentebale resmi melayangkan gugatan hukum atas tuduhan pencemaran nama baik pada Jumat (10/04/2026).

Gugatan ini tidak hanya menyasar sang pangeran, tetapi juga menyeret nama Mark Dyer, mantan anggota dewan (trustee) yang dikenal sebagai sosok dekat Harry. Dalam keterangan resminya, pihak yayasan menuding keduanya sebagai otak di balik serangkaian kampanye media yang dianggap provokatif dan merugikan organisasi yang didirikan untuk menghormati mendiang Putri Diana tersebut.

Awal Mula Konflik dan Dampak Viral

Pihak Sentebale mengeklaim bahwa Harry dan Dyer menginisiasi narasi negatif yang kemudian memicu gelombang perundungan siber (cyberbullying) masif terhadap jajaran pimpinan yayasan. Kampanye tersebut dinilai tidak hanya menyerang reputasi individu, tetapi juga mengganggu stabilitas operasional lembaga secara keseluruhan.

Berita Lainnya

G-Dragon Terseret Skandal Rasisme di Macau: Kaos Kontroversial dan Bayang-Bayang Masa Lalu yang Terulang

G-Dragon Terseret Skandal Rasisme di Macau: Kaos Kontroversial dan Bayang-Bayang Masa Lalu yang Terulang

“Narasi yang tidak akurat mengenai yayasan dan kepemimpinannya telah tersebar luas, merusak kepercayaan staf serta mitra strategis kami. Hal ini memaksa kami mengalihkan sumber daya yang sangat berharga untuk menangani krisis reputasi yang tidak seharusnya terjadi,” ungkap pernyataan resmi dari dewan pengurus Sentebale yang kini tengah memproses kasus tersebut di High Court of England and Wales.

Sejarah dan Misi yang Terancam

Sebagai pengingat, Sentebale didirikan pada tahun 2006 oleh Pangeran Harry bersama Pangeran Seeiso dari Lesotho. Fokus utamanya adalah membantu anak muda yang terdampak HIV/AIDS, kemiskinan, hingga perubahan iklim di wilayah Lesotho dan Botswana. Saat ini, tercatat ada sekitar 78.000 anak dan remaja yang menggantungkan harapannya pada program-program yayasan ini.

Berita Lainnya

Sinopsis Sicario: Day of the Soldado, Perang Tanpa Aturan Melawan Kartel di Bioskop Trans TV Malam Ini

Sinopsis Sicario: Day of the Soldado, Perang Tanpa Aturan Melawan Kartel di Bioskop Trans TV Malam Ini

Konflik internal ini mulai tercium publik sejak Maret 2025, ketika Harry dan Pangeran Seeiso memutuskan untuk mundur dari struktur organisasi. Saat itu, mereka menyatakan bahwa hubungan dengan ketua dewan sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Namun, pasca pengunduran diri tersebut, situasi justru semakin memanas dengan munculnya berbagai pemberitaan miring terkait tata kelola internal yayasan.

Kepentingan Anak-Anak Jadi Prioritas

Meskipun tengah terlibat sengketa hukum dengan pendirinya, pihak Sentebale menegaskan bahwa fokus operasional mereka tidak akan bergeser. Mereka berkomitmen untuk tetap melindungi masa depan anak-anak di Afrika Selatan bagian selatan, terutama di tengah menurunnya bantuan internasional.

“Yayasan tidak boleh terus-menerus menguras energi dan sumber daya untuk memadamkan api dari kampanye ini. Ini harus segera diakhiri demi kepentingan mereka yang kami layani,” tegas pihak manajemen. Menariknya, Sentebale memastikan bahwa biaya gugatan hukum ini tidak akan menyentuh dana donasi sepeser pun, melainkan menggunakan pendanaan eksternal khusus.

Berita Lainnya

Rahasia Kulit Awet Muda: 5 Langkah Strategis Diet Gula untuk Wajah Glowing Tanpa Kerutan

Rahasia Kulit Awet Muda: 5 Langkah Strategis Diet Gula untuk Wajah Glowing Tanpa Kerutan

Hingga laporan ini diturunkan, pihak Pangeran Harry belum memberikan tanggapan resmi terkait langkah hukum yang diambil oleh mantan yayasannya tersebut. Drama ini menambah panjang daftar perselisihan hukum yang melibatkan Duke of Sussex dalam beberapa tahun terakhir.

Reporter Lifestyle

Reporter Lifestyle

Menyajikan berita hiburan, teknologi, kesehatan, travel, dan otomotif dengan gaya menarik dan informatif.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *