Jawa Barat Masih Teratas, Inilah 5 Provinsi dengan Gelombang PHK Paling Masif hingga Maret 2026
LajuBerita — Awan mendung tampaknya masih menyelimuti sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari kementerian terkait, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus menjadi isu krusial yang menuntut perhatian serius dari para pemangku kebijakan. Hingga periode Maret 2026, tercatat ribuan pekerja terpaksa kehilangan mata pencaharian mereka di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui platform Satu Data merilis laporan bahwa sebanyak 8.389 tenaga kerja secara nasional telah resmi ter-PHK hingga kuartal pertama tahun ini. Angka ini mencakup para pekerja yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan, sebuah instrumen perlindungan sosial yang menjadi tumpuan bagi mereka yang terdampak efisiensi perusahaan.
Mafia Energi Terpojok: Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, Kerugian Capai Miliaran
Dominasi Jawa Barat di Puncak Klasemen PHK
Provinsi Jawa Barat kembali menempati posisi teratas sebagai wilayah dengan angka kerentanan kerja paling tinggi. Sebagai pusat industri manufaktur terbesar di Indonesia, provinsi ini menyumbang porsi yang sangat signifikan terhadap total angka pengangguran baru secara nasional.
“Tenaga kerja yang terdampak PHK pada periode ini paling banyak terkonsentrasi di Provinsi Jawa Barat, yakni mencapai sekitar 20,51 persen dari total laporan yang masuk,” tulis laporan resmi Kemnaker yang dikutip pada Minggu (12/4/2026). Secara riil, angka ini setara dengan 1.721 individu yang harus menghadapi ketidakpastian ekonomi di Tanah Pasundan.
Kalimantan dan Banten Masuk Zona Merah
Selain Jawa Barat, tren PHK juga terlihat mengkhawatirkan di wilayah luar Pulau Jawa. Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur menyusul di urutan berikutnya dengan angka yang cukup mencolok. Fenomena ini mengindikasikan bahwa sektor industri berbasis sumber daya alam maupun manufaktur di wilayah tersebut sedang mengalami tekanan hebat.
Skandal Absensi Fiktif 3.000 ASN di Brebes: Wamendagri Tegaskan Ancaman Pemecatan Bagi Pelanggar Berat
Berikut adalah rincian lima provinsi dengan jumlah korban PHK terbanyak berdasarkan data yang dirangkum secara eksklusif oleh tim LajuBerita:
- Jawa Barat: 1.721 orang
- Kalimantan Selatan: 1.071 orang
- Kalimantan Timur: 915 orang
- Banten: 707 orang
- Jawa Timur: 649 orang
Tingginya angka PHK di wilayah satelit seperti Banten dan pusat industri Jawa Timur menunjukkan bahwa tantangan ekonomi nasional bersifat merata di pusat-pusat pertumbuhan utama. Program JKP diharapkan mampu menjadi bantalan sementara melalui pemberian manfaat berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, hingga pelatihan kerja bagi mereka yang sedang berupaya untuk bangkit kembali di tengah badai PHK yang belum usai.