Geger! Justin Bieber Dikritik Tampil ‘Malas’ di Coachella 2026 Padahal Dibayar Rp160 Miliar

Reporter Lifestyle | LajuBerita
13 Apr 2026, 10:49 WIB
Geger! Justin Bieber Dikritik Tampil 'Malas' di Coachella 2026 Padahal Dibayar Rp160 Miliar

LajuBerita — Ekspektasi tinggi yang dipikul Justin Bieber dalam panggung Coachella 2026 tampaknya berujung pada gelombang kritik pedas dari para penikmat musik dunia. Alih-alih menyuguhkan aksi panggung yang spektakuler untuk menandai kepulangannya, sang megabintang justru dituding tampil ‘seadanya’ di hadapan ribuan penonton yang telah menanti lama.

Penyanyi yang kini menginjak usia 32 tahun tersebut dilaporkan menerima bayaran yang sangat fantastis untuk penampilannya sebagai headliner. Bieber disebut-sebut mengantongi kontrak senilai USD 10 juta atau setara dengan Rp160 miliar. Namun, apa yang tersaji di atas panggung pada Sabtu malam (11/04/2026) justru memicu perdebatan panas di jagat maya karena dinilai terlalu minimalis untuk skala konser musik internasional.

Gaya Santai yang Memicu Kontroversi

Malam itu, Bieber muncul dengan balutan hoodie, celana pendek, serta kacamata hitam—sebuah gaya yang lebih mirip seseorang yang ingin bersantai di rumah daripada seorang superstar di festival musik terbesar dunia. Ia membawakan beberapa materi dari album teranyarnya, SWAG dan SWAG II, sebelum akhirnya beralih ke deretan lagu hits lama yang melambungkan namanya.

Berita Lainnya

Transformasi ‘Alter Ego’ Heidi Klum di Coachella 2026: Nyaris Tak Dikenali dengan Gaya Gothic Hippie

Transformasi ‘Alter Ego’ Heidi Klum di Coachella 2026: Nyaris Tak Dikenali dengan Gaya Gothic Hippie

Puncak kebingungan penonton terjadi saat Bieber memutuskan untuk duduk di sebuah bangku dan membuka laptop di atas panggung. Tanpa iringan band yang megah, ia justru terlihat asyik melakukan scrolling di platform YouTube, memutar potongan lagu-lagunya sendiri, dan menciptakan medley dadakan dari sekitar 12 lagu. Layar raksasa di belakangnya pun tidak menampilkan visual sinematik, melainkan berbagai video viral dan meme klasik seperti ‘double rainbow’ hingga momen perselisihannya dengan paparazzi di masa lalu.

Reaksi Pedas Netizen dan Perbandingan dengan Artis Lain

Tak butuh waktu lama bagi netizen untuk menumpahkan kekecewaan mereka di media sosial. Banyak yang merasa dikhianati dengan konsep panggung yang dianggap tidak profesional tersebut. Beberapa komentar pedas yang dirangkum oleh tim Justin Bieber mencakup tudingan bahwa sang penyanyi telah ‘merampok’ promotor dengan performa yang minim usaha.

Berita Lainnya

Revolusi Hybrid: Clarins Double Serum Foundation Hadirkan Keseimbangan Sempurna Makeup dan Skincare

Revolusi Hybrid: Clarins Double Serum Foundation Hadirkan Keseimbangan Sempurna Makeup dan Skincare
  • “Beneran Justin Bieber ‘menipu’ Coachella senilai Rp160 miliar cuma buat muter video YouTube?” tulis salah satu netizen yang geram.
  • “Ini mungkin salah satu penampilan paling malas yang pernah ada dalam sejarah festival ini,” timpal pengguna lainnya.

Situasi semakin memanas ketika publik mulai membandingkan aksi Bieber dengan Sabrina Carpenter yang tampil pada malam sebelumnya. Sabrina dipuji habis-habisan karena menyuguhkan produksi panggung yang megah, koreografi yang matang, dan kejutan yang memukau penonton. “Kalau saja Sabrina yang melakukan hal semacam ini, kariernya pasti sudah habis malam itu juga,” tulis seorang kritikus musik di platform X.

Perspektif Lain: Sebuah Bentuk Nostalgia?

Meskipun dihujani kritik, tidak sedikit pula penggemar fanatik yang membela sang idola. Bagi mereka, konsep ‘laptop dan YouTube’ tersebut adalah sebuah mahakarya viral yang sangat personal. Mengingat Bieber ditemukan oleh dunia lewat YouTube hampir dua dekade lalu, tindakan memutar video cover lamanya—termasuk lagu milik Ne-Yo yang membuatnya dilirik Scooter Braun—dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap akarnya.

Berita Lainnya

Rahasia Tampil Glowing: 7 Pilihan Warna Hijab Paling Pas untuk Kulit Sawo Matang

Rahasia Tampil Glowing: 7 Pilihan Warna Hijab Paling Pas untuk Kulit Sawo Matang

Dalam suasana yang lebih mirip sesi karaoke intim, Bieber juga sempat berinteraksi dengan penonton livestream, meminta mereka memilih lagu yang harus ia putar selanjutnya melalui kolom komentar. Konsep spontan ini disebut oleh sebagian orang sebagai langkah jenius seorang ‘mastermind’ yang ingin mendobrak batasan kaku sebuah konser besar.

Laporan dari Page Six menyebutkan bahwa kontrak eksklusif ini didapatkan Bieber langsung melalui promotor Goldenvoice tanpa campur tangan agen, dengan kesepakatan senilai US$ 5 juta per akhir pekan. Terlepas dari segala pro dan kontra, Justin Bieber sekali lagi membuktikan bahwa apapun yang ia lakukan di atas panggung tetap menjadi pusat pembicaraan dunia.

Reporter Lifestyle

Reporter Lifestyle

Menyajikan berita hiburan, teknologi, kesehatan, travel, dan otomotif dengan gaya menarik dan informatif.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *