Terobosan Baru, ULM Banjarbaru Siapkan Laboratorium Genomik dan Forensik Tercanggih
LajuBerita — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus menunjukkan taringnya dalam kancah riset nasional dengan memperluas cakrawala keilmuan melalui pengembangan fasilitas mutakhir. Kali ini, fokus utama tertuju pada Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu ULM yang tengah bertransformasi menjadi pusat penelitian genomik dan forensik yang komprehensif.
Langkah strategis ini bukan sekadar peningkatan fasilitas fisik, melainkan sebuah lompatan besar untuk memperkuat peran universitas dalam layanan pengujian serta eksplorasi ilmiah. Kepala UPA Laboratorium Terpadu ULM, Dr. Liling Triyasmono, mengungkapkan bahwa inisiatif ini diambil untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks di bidang kesehatan dan keamanan.
Mengenal Kedalaman Genomik dan Potensi Forensik
Secara mendalam, genomik merupakan studi yang mempelajari seluruh materi genetik atau genom dari suatu organisme. Melalui pendekatan ini, para peneliti dapat membedah interaksi antar gen serta pengaruh faktor lingkungan terhadap perkembangan makhluk hidup. Pengembangan laboratorium ini pun semakin berbobot dengan adanya inisiasi kerja sama strategis antara ULM dan Polda Kalimantan Selatan, khususnya untuk mendukung penguatan bidang DNA forensik.
Rangkuman Kriminalitas Ibu Kota: Dari Investigasi ‘Human Error’ Tragedi KRL Bekasi hingga Polemik Hukum Andrie Yunus
Laboratorium ini diproyeksikan bakal dipersenjatai dengan jajaran perangkat teknologi mutakhir. Mulai dari sistem gene sequencing, fasilitas uji paternitas, hingga alat analisis DNA canggih yang mampu memprediksi potensi penyakit seseorang serta memberikan basis data yang akurat untuk perencanaan pengobatan presisi.
Dukungan untuk Kemandirian Riset Nasional
Ambisi ULM tidak berhenti pada taraf akademik semata. Dr. Liling menekankan bahwa kehadiran laboratorium ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas di Kalimantan Selatan dan Indonesia pada umumnya. Hal ini selaras dengan visi universitas untuk mewujudkan kemandirian riset di tingkat nasional.
“Kami berkomitmen agar laboratorium ini menjadi ruang terbuka bagi kolaborasi. Kami bahkan menyiapkan skema subsidi khusus bagi para peneliti yang memiliki dedikasi untuk mengembangkan kajian di bidang genomik dan forensik,” jelas Liling saat ditemui di Banjarbaru.
Diplomasi Telepon Keir Starmer: Dorong Gencatan Senjata Lebanon Menuju Perdamaian Permanen
Integrasi Pembuktian Ilmiah Melalui FGD Strategis
Sebagai titik awal realisasi proyek besar ini, ULM telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Transformasi Laboratorium Forensik: Integrasi Genomik dan Pembuktian Ilmiah”. Acara yang berlangsung di Banjarbaru tersebut menjadi wadah diskusi krusial bagi para akademisi dan praktisi.
Dalam kesempatan tersebut, ULM menghadirkan Kombes Pol (Pur) Drs. Putut Tjahjo Widodo, DfM., M.Si, seorang pakar biologi molekuler berpengalaman. Kehadirannya memberikan perspektif segar mengenai bagaimana teknologi genomik dapat diintegrasikan ke dalam sistem pembuktian hukum yang lebih akurat dan modern.
Dengan adanya pengembangan ini, ULM semakin memantapkan posisinya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat riset unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri, penegakan hukum, dan kesehatan di masa depan.
Sihir Matheus Cunha di Stamford Bridge: Manchester United Pecundangi Chelsea dalam Drama Sengit