Duel Ikonik: Meryl Streep dan Anna Wintour Hiasi Sampul Vogue Menjelang ‘The Devil Wears Prada 2’
LajuBerita — Dunia mode dan sinema kembali digemparkan dengan kolaborasi yang paling dinantikan tahun ini. Menjelang perilisan sekuel film yang sangat populer, ‘The Devil Wears Prada 2’ pada awal Mei mendatang, sang aktris legendaris Meryl Streep akhirnya bersanding dengan ‘inspirasi aslinya’, Anna Wintour, dalam sebuah sesi pemotretan eksklusif untuk sampul majalah Vogue.
Pertemuan ini bukan sekadar promosi film biasa. Ini adalah momen simbolis di mana fiksi dan realitas bertemu dalam satu bingkai. Karakter Miranda Priestly yang diperankan Streep pada film pertamanya di tahun 2006 silam, diketahui luas terinspirasi dari sosok Anna Wintour, sang pemimpin redaksi Vogue yang legendaris. Sejarah mencatat bahwa novel karya Lauren Weisberger, yang mendasari film tersebut, ditulis berdasarkan pengalamannya saat bekerja sebagai asisten Anna.
Transformasi Mengharukan Moon Geun Young: Perjuangan Melawan Penyakit Langka Hingga Kembali ke Panggung Hiburan
Prada Menjadi Jembatan Estetika
Dalam sesi pemotretan yang kental dengan nuansa fashion modern tersebut, keduanya tampil memukau dengan balutan busana dari rumah mode Prada—sebuah pilihan yang sangat pas dengan judul film yang mereka representasikan. Anna Wintour tampil berwibawa mengenakan gaun terusan berwarna merah menyala dengan detail hiasan mewah pada bagian bahu. Sementara itu, Meryl Streep memilih gaya elegan dengan setelan berwarna biru navy yang dipadukan dengan blus putih bersih. Keduanya tak lupa mengenakan kacamata hitam yang telah menjadi ciri khas ikonik mereka masing-masing.
Diskusi yang dipandu oleh sutradara kenamaan Greta Gerwig ini tidak hanya berhenti pada soal pakaian, tetapi merambah ke ranah yang lebih dalam: bagaimana perempuan menggunakan busana sebagai alat proyeksi kekuatan di ruang publik.
Rahasia Tubuh Atletis Jungkook BTS: Mengupas Diet OMAD dan Risiko Kesehatan yang Mengintai
Kritik Tajam Meryl Streep Terhadap Simbolisme Busana
Meryl Streep, yang dikenal vokal, memberikan pandangan menarik mengenai gaya selebriti dan tokoh politik dalam menyampaikan pesan. Ia secara spesifik menyinggung insiden jaket hijau kontroversial milik Melania Trump pada tahun 2018 yang bertuliskan “I Really Don’t Care, Do U?”.
Menurut Streep, pilihan busana tersebut adalah salah satu pesan paling kuat sekaligus membingungkan dalam sejarah politik modern, terutama saat dikenakan dalam kunjungan ke pusat penahanan anak-anak migran. “Setiap pakaian yang kita pilih adalah bentuk ekspresi diri, namun kita juga terjebak dalam arus ekspektasi sejarah dan politik yang besar,” ungkap aktris peraih Oscar tersebut.
Di sisi lain, Melania Trump dalam wawancara lawasnya bersikeras bahwa pesan di jaket tersebut tidak ditujukan untuk anak-anak migran, melainkan sebagai sindiran bagi media dan para kritikusnya.
Ramalan Zodiak Cinta 13 April: Strategi Capricorn Melepas Masa Lalu dan Harmoni Baru Taurus
Standar Ganda dan Politik Penampilan Perempuan
Meryl juga menyoroti adanya standar ganda yang masih menghantui perempuan profesional. Ia merasa heran dengan tren di mana perempuan yang memiliki kekuasaan di media televisi sering kali dituntut untuk tampil dengan lengan terbuka, sementara rekan pria mereka tetap tertutup rapat dengan setelan jas formal.
“Ada semacam ‘permintaan maaf’ yang tersirat dalam penampilan perempuan saat ini. Seolah-olah kita harus terlihat tidak mengancam meskipun kita memegang otoritas,” tegasnya. Ia melihat fenomena ini sebagai bentuk tekanan baru bagi perempuan agar tetap terlihat ‘lembut’ di tengah pencapaian karier mereka yang gemilang.
Perspektif Anna Wintour Mengenai Autentisitas
Berbeda dengan Meryl, Anna Wintour memiliki pandangan yang lebih pragmatis. Sebagai Global Editorial Director, Anna menilai bahwa kekuatan seorang perempuan tidak melulu harus diproyeksikan melalui ‘power suit’ atau setelan kaku. Ia mengambil contoh Michelle Obama sebagai sosok yang sangat konsisten dengan gaya pribadinya sendiri.
Skandal Panas Adva Lavie: Model Dewasa yang Diduga Peras Miliarder Uzur Lewat Aplikasi Kencan
“Kuncinya adalah menjadi diri sendiri. Apa pun yang Michelle Obama kenakan, dia selalu terlihat autentik,” ujar Anna. Menariknya, Anna juga memberikan penilaian serupa terhadap Melania Trump, dengan menyebut bahwa Melania pun selalu tampil konsisten dengan gaya pribadinya, terlepas dari segala kontroversi yang menyertainya.
Pertemuan dua raksasa industri ini seolah menjadi pengantar yang sempurna bagi para penggemar yang sudah tidak sabar menantikan kembalinya drama di kantor Runway dalam The Devil Wears Prada 2.