Menilik Urgensi 21 Ribu Motor Listrik di Program Makan Bergizi Gratis, Begini Penjelasan Istana

Reporter Nasional | LajuBerita
11 Apr 2026, 02:18 WIB

LajuBerita — Proyek pengadaan puluhan ribu kendaraan operasional untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya akhirnya angkat bicara memberikan respons terkait urgensi di balik penyediaan 21 ribu unit motor listrik yang diperuntukkan bagi para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau unit dapur MBG.

Dalam keterangannya di Jakarta, Teddy menegaskan bahwa detail teknis dan alasan mendalam mengenai pengadaan tersebut berada di bawah wewenang penuh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebutkan bahwa Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah memberikan klarifikasi awal dan akan memberikan penjelasan lebih komprehensif dalam waktu dekat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

Berita Lainnya

Strategi Belanja Cerdas: Tampil Modis di Metro Department Store Tanpa Takut Kantong Jebol

Strategi Belanja Cerdas: Tampil Modis di Metro Department Store Tanpa Takut Kantong Jebol

Solusi Mobilitas untuk Medan Sulit

Langkah pengadaan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana telah membeberkan bahwa ribuan motor listrik tersebut merupakan instrumen vital untuk menembus wilayah-wilayah yang secara geografis sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat. Keberadaan kendaraan operasional ini diharapkan mampu menjamin distribusi nutrisi tetap berjalan lancar hingga ke tingkat desa.

“Ini ditujukan untuk menjangkau daerah-daerah yang sangat sulit, menjangkau desa-desa terpencil. Intinya, motor ini hadir untuk menunjang efektivitas operasional di lapangan,” ungkap Dadan saat memberikan penjelasan di Kompleks Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Efisiensi Anggaran di Tengah Skala Besar

Satu hal yang menarik perhatian adalah aspek efisiensi anggaran dalam proses pengadaan ini. Meski di pasaran umum satu unit motor listrik serupa dibanderol dengan harga mencapai Rp 52 juta, Badan Gizi Nasional berhasil mendapatkan harga yang lebih kompetitif melalui skema pengadaan massal.

Berita Lainnya

Amunisi Baru Vale Indonesia: Kucuran Pinjaman Hijau Rp 12,9 Triliun Perkuat Rantai Pasok Nikel Global

Amunisi Baru Vale Indonesia: Kucuran Pinjaman Hijau Rp 12,9 Triliun Perkuat Rantai Pasok Nikel Global

Dadan menyebutkan bahwa pemerintah berhasil menekan harga hingga di kisaran Rp 40 jutaan per unit. Kendaraan-kendaraan ini nantinya akan disebar secara nasional dan menjadi aset penting bagi tiap-tiap unit dapur MBG di daerah-daerah dengan tantangan infrastruktur yang tinggi.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah yang bertujuan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Dukungan logistik yang kuat, termasuk penyediaan motor listrik, dipandang sebagai investasi strategis agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di garda terdepan.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *