Misi Kemanusiaan di Batang Dua: Sinergi Wapres Gibran dan Pemprov Malut Salurkan 9 Ton Bantuan Logistik

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
12 Apr 2026, 18:16 WIB
Misi Kemanusiaan di Batang Dua: Sinergi Wapres Gibran dan Pemprov Malut Salurkan 9 Ton Bantuan Logistik

LajuBerita — Gema solidaritas kemanusiaan menderu di tengah laut Maluku Utara saat armada bantuan logistik mulai merapat ke Pulau Batang Dua. Upaya pemulihan pascagempa kini memasuki fase krusial dengan datangnya dukungan langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang berkolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta berbagai instansi lintas sektoral.

Distribusi Jalur Laut Menggunakan KN SAR Pandudewanata

Mengandalkan ketangguhan KN. SAR 237 Pandudewanata, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Ternate, BNPB, serta jajaran pemerintah daerah bergerak menyisir perairan demi memastikan bantuan logistik sampai ke tangan warga yang terdampak. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengungkapkan bahwa pengerahan armada ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau lokasi bencana di Pulau Batang Dua secara efisien.

Berita Lainnya

Visi Besar Erick Thohir: Perbanyak Menit Bermain Pemain Lokal Demi Standar Dunia

Visi Besar Erick Thohir: Perbanyak Menit Bermain Pemain Lokal Demi Standar Dunia

Tak hanya logistik, kehadiran fisik para pemimpin daerah juga menjadi penguat moril bagi warga. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan jajaran Forkopimda, turut terjun langsung ke lokasi menggunakan kapal cepat Express Cantika untuk meninjau kondisi riil di lapangan.

Sentuhan Bantuan Wapres dan Sinergi Lintas Lembaga

Dalam misi kemanusiaan ini, Wapres Gibran Rakabuming Raka secara khusus mengirimkan 500 paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok esensial, seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng. Namun, gelombang bantuan tidak berhenti di situ. Kekuatan kolektif dari Pemprov Malut, Pemkot Ternate, BNPB, Dinas Sosial, Baznas, hingga Dinas Pangan mencatatkan total bantuan mencapai sekitar 9 ton.

Berita Lainnya

Magis Villa Park: Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0 Menuju Final Liga Europa

Magis Villa Park: Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0 Menuju Final Liga Europa

Selain bahan pangan pokok, warga juga menerima pasokan mi instan, telur, kasur untuk tempat tidur darurat, popok bayi, serta berbagai makanan siap saji lainnya. Distribusi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat berlangsung.

Komitmen Pemulihan Infrastruktur Batang Dua

Saat berada di lokasi pengungsian, Gubernur Sherly Tjoanda Laos tidak sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis. Ia terlibat dalam diskusi hangat dengan para penyintas korban gempa untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mendesak mereka. Gubernur menegaskan bahwa komitmen pemerintah tidak akan berhenti pada pemberian bantuan pangan semata.

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat. Kami telah mendengar masukan dari warga dan berjanji akan segera memperbaiki kerusakan infrastruktur yang bersifat mendasar,” ujar Gubernur Sherly. Fokus utama perbaikan mencakup fasilitas pelabuhan yang vital bagi mobilitas warga, serta jembatan dan akses jalan di wilayah Batang Dua yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bermagnitudo 7,1 tersebut.

Berita Lainnya

Stabilitas Pangan NTT: LajuBerita Pantau Penyaluran 1,37 Juta Liter Minyakita untuk Masyarakat

Stabilitas Pangan NTT: LajuBerita Pantau Penyaluran 1,37 Juta Liter Minyakita untuk Masyarakat

LajuBerita mencatat bahwa langkah pemulihan ini diharapkan dapat mengembalikan denyut nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga di Pulau Batang Dua dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *