Tragedi Maut di Depan Terminal Kampung Rambutan: Bus NPM Tabrak Pemotor, Ibu dan Anak Meninggal Dunia
LajuBerita — Kawasan padat di sekitar pintu masuk Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, berubah menjadi mencekam pada Senin siang. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan bus antarkota dan sepeda motor merenggut dua nyawa sekaligus, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 12.25 WIB tersebut melibatkan armada bus milik PT. NPM dengan nomor polisi BA-7251-NU yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial BA (33). Bus tersebut berbenturan keras dengan sepeda motor bernomor polisi B 5020 TTN yang dikendarai oleh ERJ (39), yang saat itu tengah memboncengi putrinya, DF (20).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membeberkan kronologi di balik insiden memilukan ini. Menurut penjelasannya, bus NPM semula melaju dari arah timur menuju barat di sepanjang Jalan Supriyadi. Petaka datang saat pengemudi bus mencoba bermanuver ke arah kiri untuk memasuki area Terminal Kampung Rambutan.
Menembus Batas Kemiskinan: Kisah Haru Tim Garuda Baru Menuju Piala Dunia Anak Jalanan di Meksiko
“Ketika bus berbelok ke kiri untuk masuk ke gerbang terminal, kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor yang dikemudikan oleh ERJ yang sedang berboncengan dengan anaknya,” ujar Ojo saat memberikan keterangan resmi. Benturan yang tak terhindarkan itu membuat kedua korban terjatuh dan masuk ke dalam kolong bus, mengakibatkan luka yang sangat fatal.
Kondisi di lapangan dilaporkan sangat memprihatinkan. ERJ dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Jenazahnya segera dievakuasi petugas menuju RS Polri Kramat Jati. Sementara itu, sang anak, DF, sempat dilarikan ke RSUD Pasar Rebo untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun sayang, takdir berkata lain; DF mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan intensif.
Bongkar Akar Masalah Kecelakaan Kendaraan Niaga, KNKT: Faktor Manusia dan Minimnya Perawatan Jadi Pemicu Utama
Saat ini, pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan mengamankan sang sopir bus beserta kendaraan dan dokumen terkait di Unit Laka Lantas Jakarta Timur guna pemeriksaan lebih lanjut. Video pasca-kejadian pun sempat viral di media sosial, memperlihatkan kerumunan warga dan petugas yang berusaha mengevakuasi korban di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas di Jakarta Timur.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, untuk selalu waspada terhadap blind spot kendaraan besar, khususnya di titik-titik rawan seperti gerbang masuk terminal atau persimpangan jalan. Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib untuk menentukan unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Napoli Gusur AC Milan di Papan Atas, Inter Milan Kian Nyaman Berkuasa di Puncak Klasemen Liga Italia