LajuBerita: Strategi Matang Damkarmat Makassar Redam Ancaman ‘Godzilla El Nino’ Lewat Tujuh Posko Strategis
LajuBerita — Ancaman fenomena cuaca ekstrem yang kini dijuluki sebagai ‘Godzilla El Nino’ mulai diantisipasi secara serius oleh Pemerintah Kota Makassar. Melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), otoritas setempat resmi meningkatkan status kewaspadaan dengan menyiagakan tujuh posko komando di berbagai titik krusial wilayah kota.
Langkah ini diambil menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi musim kemarau tahun ini akan jauh lebih menyengat dan bertahan lama dibandingkan periode sebelumnya. Istilah ‘Godzilla’ yang melekat pada fenomena ini merujuk pada intensitas panas yang luar biasa, yang berisiko memicu lonjakan angka peristiwa kebakaran serta krisis air bersih di berbagai penjuru Makassar.
Guncangan di Kursi Kepelatihan Arab Saudi: Herve Renard Resmi Didepak Jelang Piala Dunia 2026
Distribusi Posko untuk Kecepatan Respon
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, menegaskan bahwa kecepatan respons adalah kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana. “Kami telah mengaktifkan tujuh posko siaga yang disebar secara strategis untuk memastikan setiap titik di kota terjangkau dengan cepat jika terjadi kondisi darurat,” jelasnya saat ditemui di Makassar.
Adapun sebaran posko tersebut dirancang untuk meng-cover seluruh penjuru mata angin. Satu posko induk (Mako) tetap siaga di Jalan Ratulangi, yang kemudian didukung oleh enam posko wilayah di kawasan Akarena, Ujung Tanah, Kawasan Industri Makassar (KIMA), Tamalanrea, Todopuli, hingga wilayah padat penduduk di Manggala. Penempatan ini bertujuan untuk memangkas waktu tempuh armada ke lokasi kejadian.
Update Akhir Pekan: Cek 5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Sabtu Ini, Pastikan Dokumen Anda Lengkap!
Tantangan Baru: Kebakaran Baterai EV dan Kebutuhan Fireboat
Namun, di tengah kesiapan personel, Damkarmat Makassar juga menyoroti tantangan baru yang semakin kompleks seiring kemajuan teknologi dan perkembangan kota. Salah satu yang menjadi kekhawatiran adalah penanganan kendaraan listrik yang kini populasinya mulai meningkat di kota Daeng. Pasalnya, kebakaran pada baterai litium tidak bisa dipadamkan dengan metode konvensional.
“Penanganan kebakaran saat ini semakin kompleks. Munculnya kasus kebakaran baterai kendaraan listrik membutuhkan alat khusus seperti fire blanket, yang jujur saja saat ini kami belum memilikinya,” ungkap Fadli. Kebutuhan akan selimut api khusus ini menjadi prioritas pengadaan ke depan guna menjamin keselamatan petugas dan efektivitas pemadaman.
Strategi Tokocrypto Perkuat Penetrasi Pasar: Gandeng BRI dan Bank Mandiri demi Dorong Geliat Transaksi Digital
Selain tantangan di darat, Damkarmat Makassar juga menyuarakan kebutuhan mendesak akan armada pemadam di wilayah perairan. Mengingat Makassar adalah kota pesisir dengan aktivitas laut yang dinamis, keberadaan speedboat atau fireboat menjadi kebutuhan primer. Hingga saat ini, fasilitas penyelamatan di air masih sangat terbatas pada penggunaan perahu karet.
Melalui penguatan strategi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat melewati fase kekeringan ekstrem dengan dampak yang seminimal mungkin. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada dan proaktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dari potensi pemicu api selama musim kemarau berlangsung.