Solusi Banjir Kelapa Gading: Pembangunan Kolam Olakan di Gading Nirwana Mulai Dikebut

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
21 Apr 2026, 12:50 WIB
Solusi Banjir Kelapa Gading: Pembangunan Kolam Olakan di Gading Nirwana Mulai Dikebut

LajuBerita — Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) terus mempercepat langkah preventif dalam menangani persoalan genangan air di titik-titik rawan. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan kolam saluran air atau kolam olakan di kawasan Jalan Gading Nirwana, RW 23, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

Proyek ini merupakan respon cepat pemerintah terhadap aspirasi masyarakat yang mendambakan lingkungan bebas banjir. Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading, Supiyan, menyatakan bahwa pengerjaan infrastruktur pengendalian banjir ini diproyeksikan akan rampung sepenuhnya pada Mei 2026 mendatang.

Detail Konstruksi dan Kapasitas Tampung

Pembangunan ini tidak main-main. Sebanyak dua kolam olakan ditempatkan di posisi strategis, yakni di area depan dan belakang pemukiman warga. Secara teknis, setiap kolam memiliki spesifikasi panjang 3,4 meter, lebar 2 meter, dengan kedalaman mencapai 3 meter. Dengan dimensi tersebut, sistem drainase ini diperkirakan sanggup menampung hingga 150 meter kubik air saat curah hujan tinggi melanda.

Berita Lainnya

Kedok Bisnis Kecantikan Maut: Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Kosmetik Bermerkuri di Bogor

“Kami mengerahkan sembilan personel ‘Pasukan Biru’ untuk memastikan pengerjaan berjalan optimal. Selain itu, satu unit pompa portabel juga telah kami siagakan di lokasi guna membantu mengalirkan sisa air ke saluran kali utama selama proses pengerjaan berlangsung,” ujar Supiyan dalam keterangannya.

Menjawab Keluhan Warga di Area Cekungan

Kawasan RW 23 Pegangsaan Dua memang memiliki tantangan geografis yang cukup unik. Lokasinya yang berada di cekungan membuat air mudah mengalir dan terjebak di area pemukiman, terutama setelah jalan-jalan di sekitarnya mengalami peninggian. Hal ini dikonfirmasi oleh Urip (42), salah seorang warga setempat yang merasakan dampak langsung dari banjir Jakarta di wilayahnya.

“Kalau hujan deras, genangan bisa mencapai 20 sampai 30 sentimeter. Tentu ini sangat mengganggu aktivitas harian kami. Kami sangat mengapresiasi pembangunan kolam olakan ini dan berharap ke depannya warga tidak perlu lagi merasa was-was setiap kali hujan turun,” kata Urip penuh harap.

Berita Lainnya

Misi Spiritual 3.195 Calon Haji Kabupaten Bekasi: Persiapan Matang Menuju Tanah Suci 2026

Misi Spiritual 3.195 Calon Haji Kabupaten Bekasi: Persiapan Matang Menuju Tanah Suci 2026

Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap, diawali dengan penggalian menggunakan alat berat untuk efisiensi waktu, kemudian diselesaikan secara manual oleh para petugas untuk memastikan kualitas konstruksi yang lebih rapi dan presisi. Upaya ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi manajemen air di wilayah Jakarta Utara.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *