Sihir Vinicius Junior Bungkam Publik Ramon Sanchez Pizjuan, Real Madrid Kokoh di Peringkat Kedua

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
18 Mei 2026, 04:50 WIB
Sihir Vinicius Junior Bungkam Publik Ramon Sanchez Pizjuan, Real Madrid Kokoh di Peringkat Kedua

LajuBerita — Real Madrid kembali menunjukkan mentalitas juara mereka saat bertandang ke markas angker, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Dalam laga pekan ke-37 Liga Spanyol musim 2025/26 yang berlangsung pada Minggu (18/5) malam waktu setempat, Los Blancos berhasil mencuri poin penuh melalui kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Sevilla. Gol semata wayang yang dicetak oleh bintang asal Brasil, Vinicius Junior, menjadi pembeda dalam duel sengit yang penuh drama dan tensi tinggi tersebut.

Dominasi Awal dan Kerja Sama Apik yang Membuahkan Hasil

Pertandingan dimulai dengan atmosfer yang sangat panas khas pendukung Sevilla. Namun, anak asuh Carlo Ancelotti tidak gentar dan langsung mencoba mengambil alih kendali permainan sejak menit pertama. Real Madrid yang mengincar poin maksimal untuk mengamankan posisi mereka di papan atas klasemen, bermain dengan kolektivitas yang rapi di lini tengah.

Berita Lainnya

Transformasi Pendidikan Agam Pasca Bencana: Revitalisasi 37 Sekolah Resmi Dimulai dengan Anggaran Rp30 Miliar

Transformasi Pendidikan Agam Pasca Bencana: Revitalisasi 37 Sekolah Resmi Dimulai dengan Anggaran Rp30 Miliar

Sorotan utama tertuju pada lini serang Madrid yang dihuni oleh Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Meski Sevilla berusaha menekan dengan garis pertahanan tinggi, kreativitas Brahim Diaz menjadi kunci pembuka kebuntuan. Pada menit ke-14, sebuah operan visioner dari Diaz meluncur mulus menuju Mbappe yang berada di jantung pertahanan Sevilla. Penyerang asal Prancis itu menunjukkan kontrol bola yang luar biasa dengan dadanya di tengah kawalan ketat Jose Carmona.

Situasi sempat mencekam saat Mbappe terjatuh akibat benturan keras dengan Carmona di dalam kotak penalti. Namun, sebelum wasit sempat bereaksi, bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna langsung disambar oleh Vinicius Junior. Dengan tendangan akurat yang terukur, Vinicius menggetarkan jala gawang Odisseas Vlachodimos, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Berita Lainnya

Dissenting Opinion Hakim Mulyono dalam Skandal Pertamina: Antara Risiko Bisnis dan Kerugian Negara

Dissenting Opinion Hakim Mulyono dalam Skandal Pertamina: Antara Risiko Bisnis dan Kerugian Negara

Dinamika Mbappe dan Vinicius: Antara Kerja Sama dan Ego

Setelah unggul satu gol, Real Madrid sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas untuk memperlebar jarak. Kylian Mbappe yang kembali menjadi starter mendapatkan setidaknya tiga peluang matang sebelum turun minum. Namun, kegemilangan kiper lawan serta kurangnya ketenangan di depan gawang membuat peluang-peluang tersebut menguap begitu saja.

Memasuki babak kedua, dinamika di lapangan berubah menjadi lebih agresif. Menariknya, jurnalis LajuBerita mencatat adanya momen ketegangan kecil di lapangan yang melibatkan duet maut Madrid. Dalam sebuah skema serangan balik cepat, Mbappe menggiring bola dengan kecepatan penuh. Di sisi lain, Vinicius Junior sudah berdiri bebas tanpa kawalan dan meminta bola. Alih-alih mengoper, Mbappe memilih untuk melakukan penyelesaian akhir secara mandiri yang akhirnya berhasil diblok oleh bek Sevilla, Kike Salas. Keputusan egois sang kapten Prancis ini sempat mengundang gestur kekecewaan dari rekan-rekan setimnya.

Berita Lainnya

Menghidupkan Kembali Semangat Bandung: Upaya Kemenbud Jadikan Budaya Sebagai Jembatan Perdamaian Dunia

Menghidupkan Kembali Semangat Bandung: Upaya Kemenbud Jadikan Budaya Sebagai Jembatan Perdamaian Dunia

Resistensi Sevilla dan Ketangguhan Lini Pertahanan Madrid

Sevilla bukan tanpa perlawanan. Sebagai tuan rumah, mereka tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukung sendiri. Bomber andalan mereka, Akor Adams, menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Madrid. Berkali-kali Adams berhasil memenangi duel udara dan melepaskan tembakan berbahaya yang mengancam gawang tim tamu.

Namun, Real Madrid beruntung memiliki benteng pertahanan yang solid malam itu. Penampilan apik bek muda Dean Huijsen yang dipasangkan dengan Antonio Rudiger memberikan rasa aman di area kotak penalti. Selain itu, Thibaut Courtois kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Ia melakukan serangkaian penyelamatan krusial, termasuk menepis sundulan maut Kike Salas di menit-menit akhir pertandingan yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan.

Berita Lainnya

Kinerja ITMG Kuartal I 2026: Strategi Penjualan Agresif di Tengah Tantangan Operasional dan Koreksi Harga

Kinerja ITMG Kuartal I 2026: Strategi Penjualan Agresif di Tengah Tantangan Operasional dan Koreksi Harga

Madrid juga sempat nyaris mencetak gol kedua melalui pemain muda berbakat, Franco Mastantuono. Pemain asal Argentina yang masuk sebagai pemain pengganti itu menyambar sodoran matang dari Vinicius, namun sayangnya bola hanya membentur tiang gawang, membuat para pendukung Madrid harus menahan napas sejenak.

Drama VAR dan Akhir Pertandingan yang Menegangkan

Tensi pertandingan mencapai puncaknya pada menit ke-73. Kylian Mbappe sebenarnya berhasil menggetarkan jala Sevilla untuk kedua kalinya setelah menerima umpan manis dari Jude Bellingham. Namun, selebrasi pemain Madrid terhenti seketika saat wasit Jose Maria Sanchez Martinez berkomunikasi dengan ruang VAR. Keputusan akhir menyatakan bahwa Mbappe berada dalam posisi offside tipis, sehingga gol tersebut dianulir.

Sisa waktu pertandingan digunakan Sevilla untuk mengepung pertahanan Madrid. Masuknya pemain veteran seperti Alexis Sanchez memberikan energi tambahan bagi lini serang tuan rumah. Namun, disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga di lini tengah mampu meredam gelombang serangan Sevilla hingga peluit panjang dibunyikan.

Implikasi Klasemen dan Persiapan Pekan Pamungkas

Dengan kemenangan tipis 1-0 ini, Real Madrid kini mantap duduk di peringkat kedua klasemen sementara La Liga dengan koleksi 83 poin. Hasil ini memastikan posisi mereka tetap kompetitif di papan atas sebelum memasuki pekan terakhir liga. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Sevilla tertahan di urutan ke-13 dengan 43 poin, sebuah posisi yang tentu mengecewakan bagi klub sebesar Los Nervionenses.

Menatap pekan pamungkas, Real Madrid dijadwalkan akan menjamu Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, laga yang akan menjadi penutup manis bagi kampanye domestik mereka. Sementara itu, Sevilla harus segera bangkit karena mereka akan melakoni laga tandang yang sulit ke markas Celta Vigo.

Susunan Pemain Kedua Tim:

  • Sevilla (4-4-2): Odisseas Vlachodimos; Jose Carmona (Juanlu 69′), Diego Lopez, Kike Salas, Gabriel Suazo; Ruben Vargas (Chidera Ejuke 52′), Nemanja Gudelj (Lucien Agoume 52′), Djibril Sow, Oso (Isaac Romero 77′); Akor Adams, Neal Maupay (Alexis Sanchez 52′).
  • Real Madrid (4-4-2): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Fran Garcia; Brahim Diaz (Trent Alexander-Arnold 77′), Jude Bellingham (Leiva Alemany 86′), Aurelien Tchouameni (Eduardo Camavinga 69′), Pitarch Pinar (Franco Mastantuono 69′); Kylian Mbappe, Vinicius Junior (Gonzalo 77′).

Kemenangan ini kembali menegaskan bahwa meski tidak selalu tampil dominan secara skor, Real Madrid memiliki kemampuan untuk mengamankan hasil di bawah tekanan tinggi. Perpaduan antara talenta muda dan pengalaman pemain senior menjadi kunci sukses mereka di Ramon Sanchez Pizjuan malam ini.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *