Modernisasi Laut Indonesia: KKP Buka Peluang Emas 20 Ribu Lowongan Awak Kapal Perikanan, Begini Cara Daftarnya!

Reporter Nasional | LajuBerita
01 Mei 2026, 08:47 WIB
Modernisasi Laut Indonesia: KKP Buka Peluang Emas 20 Ribu Lowongan Awak Kapal Perikanan, Begini Cara Daftarnya!

LajuBerita — Kabar gembira datang bagi para pejuang nafkah di sektor maritim dan masyarakat luas yang mendambakan karier di atas gelombang samudra. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi Awak Kapal Perikanan (AKP). Tidak tanggung-tanggung, sekitar 20 ribu lowongan kerja dibuka guna mendukung ambisi besar pemerintah dalam melakukan modernisasi armada perikanan nasional.

Langkah strategis ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga kerja biasa, melainkan bagian dari visi besar kedaulatan pangan laut melalui program modernisasi kapal sebanyak 1.582 unit. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat, menegaskan bahwa transformasi industri perikanan tangkap memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan kompeten di bidangnya.

Berita Lainnya

Aroma Manis Ekspor: Indonesia Guyur Pasar China dengan 459 Ton Durian Asal Sulawesi Tengah

Aroma Manis Ekspor: Indonesia Guyur Pasar China dengan 459 Ton Durian Asal Sulawesi Tengah

Revolusi Biru: Memperkuat Armada Perikanan dengan Teknologi Modern

Program modernisasi ini menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sumber daya laut Indonesia. Latif mengungkapkan bahwa kehadiran 1.582 unit kapal modern ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan nelayan kita. Namun, mesin-mesin canggih dan teknologi navigasi terbaru tersebut tidak akan berarti apa-apa tanpa tangan-tangan ahli yang mengoperasikannya.

“Program ini membutuhkan lebih kurang 20 ribu awak kapal perikanan untuk mengoperasionalkan kapal. Dampak domino dari kebijakan ini sangat luar biasa, karena diprediksi akan melibatkan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam seluruh ekosistem pendukungnya,” jelas Latif dengan penuh optimisme. Angka ini mencakup sektor logistik, pengolahan, hingga distribusi hasil laut yang akan ikut terangkat seiring dengan peningkatan kapasitas armada.

Berita Lainnya

Dilema Pailit Merpati: Mengapa Pesangon 1.225 Eks Pegawai Masih Tersangkut?

Dilema Pailit Merpati: Mengapa Pesangon 1.225 Eks Pegawai Masih Tersangkut?

Rincian kebutuhan awak kapal ini disesuaikan dengan skala kapal yang akan diluncurkan. Untuk kapal berukuran 30 GT yang berjumlah 1.000 unit, dibutuhkan sekitar 10.000 personel. Sementara itu, untuk kapal menengah-besar berukuran 200 GT sebanyak 557 unit, dibutuhkan 9.649 AKP. Terakhir, kapal-kapal raksasa berukuran 500 GT membutuhkan 625 tenaga ahli untuk memastikan operasional di laut dalam berjalan maksimal.

Struktur Jabatan: Dari Nakhoda hingga Awak Kapal Profesional

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), Nyoman Radiarta, memberikan gambaran lebih detail mengenai posisi apa saja yang tersedia dalam rekrutmen ini. Kebutuhan ini diproyeksikan untuk periode operasional 2026 hingga 2028, mencakup berbagai level keahlian dari teknis hingga manajerial.

Berdasarkan data yang dihimpun LajuBerita, berikut adalah rincian posisi yang dibutuhkan:

Berita Lainnya

Strategi Belanja Cerdas: Trik Hemat Kebutuhan Harian dengan Promo Maksimal

Strategi Belanja Cerdas: Trik Hemat Kebutuhan Harian dengan Promo Maksimal
  • Nakhoda: 1.582 orang
  • Kepala Kamar Mesin (KKM): 1.582 orang
  • Mualim: 2.771 orang
  • Masinis: 2.164 orang
  • Fishing Master: 577 orang
  • Anak Buah Kapal (ABK): 11.418 orang

Nyoman menekankan bahwa peluang ini terbuka lebar bagi berbagai kalangan. Prioritas utama memang diberikan kepada Taruna atau Alumni Satuan Pendidikan KKP serta AKP Profesional yang sudah mengantongi sertifikat resmi. Namun, pintu tetap terbuka bagi siswa atau alumni dari lembaga pendidikan non-KKP, bahkan masyarakat umum di sekitar lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Komitmen Transparansi: Rekrutmen Tanpa Calo dan Pungutan

Salah satu poin krusial yang ditegaskan oleh KKP dalam proses ini adalah aspek integritas. Belajar dari pengalaman rekrutmen di masa lalu, pemerintah memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik percaloan. Lotharia Latif memperingatkan para calon pelamar agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Berita Lainnya

Strategi Belanja Cerdas: Tampil Modis di Metro Department Store Tanpa Takut Kantong Jebol

Strategi Belanja Cerdas: Tampil Modis di Metro Department Store Tanpa Takut Kantong Jebol

“Saya hanya mengingatkan untuk siapa pun, jangan percaya ada yang kemudian bisa membantu dengan kepentingan-kepentingan tertentu. Biasanya momen seperti ini dimanfaatkan oleh kelompok penipu yang mencatut nama pejabat di lingkungan KKP,” tutur Latif dengan tegas. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan dan hanya mengandalkan saluran komunikasi resmi yang telah disediakan.

Bagi Anda yang berminat, proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal resmi E-Laut KKP. Sistem ini dirancang untuk mempermudah verifikasi dokumen dan memastikan data pelamar tersentralisasi dengan aman.

Tahapan Seleksi dan Pelatihan Kompetensi

Setelah periode pendaftaran lowongan kerja ditutup, para pelamar akan melewati serangkaian asesmen ketat. Tahapan ini meliputi tes kesehatan untuk memastikan kebugaran fisik di tengah laut, wawancara mendalam, serta tes psikologi untuk mengukur kesiapan mental dalam menghadapi tantangan profesi pelaut.

Menariknya, bagi masyarakat atau nelayan lokal yang belum memiliki sertifikat namun memiliki potensi besar, KKP menyediakan jalur khusus melalui pelatihan kompetensi. Peserta yang lolos seleksi awal akan mendapatkan pembekalan teknis, sertifikasi resmi, hingga pelatihan bela negara untuk menanamkan disiplin dan jiwa patriotisme sebagai garda terdepan ekonomi kelautan Indonesia.

Berikut adalah jadwal penting yang perlu dicatat oleh para pelamar:

  1. Sosialisasi dan Peluncuran: 27 April – 2 Mei
  2. Pendaftaran Online: 4 Mei – 4 Juni
  3. Pengumuman Tahap I: 12 Juni
  4. Masa Sanggah: 13 – 19 Juli
  5. Seleksi dan Asesmen: 3 – 17 Juli
  6. Pengumuman Akhir: 27 Juli
  7. Pelatihan & Sertifikasi: 3 Agustus – 30 Oktober
  8. Penempatan Tugas: 1 November – 23 Desember

Harapan untuk Ekonomi Biru Indonesia

Rekrutmen masif ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan konsep Ekonomi Biru di tanah air. Dengan ketersediaan SDM yang terampil, modernisasi kapal bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pendapatan negara dari sektor maritim.

Investasi pada SDM melalui pelatihan awak kapal yang terstruktur akan menciptakan standar baru dalam industri perikanan kita. KKP berharap para pemuda Indonesia berani mengambil tantangan ini dan menjadi bagian dari sejarah kebangkitan maritim nusantara. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkontribusi bagi bangsa sekaligus membangun masa depan yang cerah di cakrawala biru Indonesia.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *