Komitmen Pemkab Deli Serdang: Pastikan Perawatan Intensif bagi Korban Longsor Sembahe dan Langkah Mitigasi Darurat
LajuBerita — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menunjukkan gerak cepat dalam merespons tragedi longsor yang melanda Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit. Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa seluruh korban, khususnya mereka yang tengah menjalani perawatan medis, akan mendapatkan perhatian penuh dan penanganan intensif hingga pulih total.
Langkah nyata ini terlihat saat Bupati Asri Ludin mengunjungi RSUD Pancur Batu pada Rabu untuk menjenguk Sehat br Tarigan, salah satu korban luka dalam musibah tersebut. Di samping ranjang pasien, Bupati memberikan penguatan moral kepada keluarga yang mendampingi. “Insya Allah kami akan membantu bapak ibu sekalian, mohon bersabar dan tetap kuat,” ungkapnya dengan nada penuh empati.
Drama Empat Gol di Parc des Princes: Laju Kemenangan PSG Terganjal Ketangguhan Lorient
Penanganan Darurat di Titik Bencana
Tragedi yang dipicu oleh bencana hidrometeorologi pada Selasa malam itu menyisakan duka mendalam. Berdasarkan data terkini yang dihimpun tim di lapangan, longsor yang terjadi tepat di belakang RM Dina Mala tersebut berdampak pada sembilan unit rumah warga. Tercatat lima nyawa melayang dalam peristiwa ini, sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan medis intensif.
Di lokasi kejadian, Pemkab Deli Serdang bersama unsur Forkopimda telah mendirikan infrastruktur darurat untuk menyokong kebutuhan warga terdampak. Beberapa fasilitas yang telah beroperasi antara lain:
- Posko darurat utama sebagai pusat koordinasi.
- Layanan kesehatan keliling untuk memantau kondisi pengungsi.
- Dapur umum guna memastikan ketersediaan logistik pangan.
- Tenda-tenda penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Bupati menekankan bahwa meskipun banyak warga yang memilih mengungsi di rumah kerabat, pemerintah tetap menjamin distribusi bantuan logistik dan kebutuhan dasar menjangkau mereka. Langkah keamanan juga diperketat dengan pemasangan garis polisi guna mencegah warga mendekati area rawan tanah longsor susulan.
Misi Berisiko di Selat Hormuz: Amerika Serikat Kerahkan Robot Canggih Demi Sapu Bersih Ranjau Laut
Langkah Mitigasi dan Penutupan Kawasan Wisata
Selain fokus pada evakuasi, Bupati Asri Ludin Tambunan juga mengambil langkah tegas terkait sektor pariwisata. Lokasi wisata pemandian alam yang berada di sekitar area terdampak ditutup sementara waktu. Hal ini dilakukan demi keamanan publik dan guna menghindari risiko jatuhnya korban baru akibat ketidakstabilan struktur tanah.
Pemerintah daerah kini tengah menunggu hasil asesmen menyeluruh dari tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, dan BPBD. “Setelah ada pernyataan aman dari tim ahli, baru kita lakukan pembersihan material secara total. Kami juga merencanakan pelebaran tebing dan pembangunan tembok penahan tanah permanen sebagai solusi jangka panjang,” tambah Bupati saat meninjau titik-titik rawan di Kabupaten Deli Serdang.
Kerugian Raksasa Pentagon: 24 Drone MQ-9 Reaper Amerika Serikat Rontok dalam Konflik dengan Iran
Waspada di Titik Rawan Lainnya
Bukan hanya di Desa Sembahe, pantauan lapangan menunjukkan adanya sekitar lima titik longsor skala kecil di wilayah Kecamatan Sibolangit, termasuk di Desa Bingkawan yang lokasinya bersinggungan langsung dengan badan jalan lintas. Pemerintah mengimbau para pengguna jalan dan masyarakat yang bermukim di perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Upaya mitigasi bencana akan terus digalakkan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga diminta untuk segera melaporkan setiap tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan masing-masing kepada pihak berwenang agar tindakan preventif dapat segera dilakukan sebelum dampak yang lebih besar terjadi.