Langkah Suci Menuju Armuzna: Kemenhaj Sumsel Pastikan Kesiapan Jamaah di Puncak Haji

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
26 Mei 2026, 16:50 WIB
Langkah Suci Menuju Armuzna: Kemenhaj Sumsel Pastikan Kesiapan Jamaah di Puncak Haji

LajuBerita — Gema talbiyah kian membuncah di seantero Tanah Suci seiring dengan semakin dekatnya momentum yang paling dinantikan oleh jutaan umat Muslim dari seluruh penjuru dunia. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Selatan secara resmi telah melepas keberangkatan jamaah dan petugas haji asal Bumi Sriwijaya untuk memasuki fase paling krusial dalam rangkaian rukun Islam kelima, yakni fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Fase ini bukan sekadar perpindahan lokasi geografis, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang menjadi inti dari ibadah haji. Memasuki puncak ibadah pada 9 Zulhijjah 1447 Hijriah, para jamaah diingatkan untuk mempersiapkan fisik dan mental guna menghadapi tantangan di hamparan padang pasir yang akan menjadi saksi bisu penghambaan total kepada Sang Khalik. Ibadah haji tahun ini menuntut ketahanan ekstra mengingat kondisi cuaca dan kepadatan manusia yang luar biasa.

Berita Lainnya

Misi Besar BGN di Papua: Menanamkan Kesadaran Gizi Melalui 23 Modul Strategis untuk Generasi Emas

Arafah: Manifestasi Persamaan di Hadapan Tuhan

Kepala Kanwil Kemenhaj Sumsel, M. Arkan Nurwahiddin, dalam pesan pelepasannya menekankan betapa sakralnya momentum Wukuf di Arafah. Menurutnya, Arafah adalah miniatur padang mahsyar di mana segala atribut duniawi ditanggalkan. Di tempat ini, status sosial, jabatan, dan kekayaan tidak lagi memiliki arti. Yang ada hanyalah hamba yang bersimpuh memohon ampunan.

“Di Padang Arafah nanti, jutaan manusia akan berdiri sejajar tanpa membedakan jabatan, kedudukan, ataupun kemuliaan dunia. Yang tersisa hanyalah hati yang tunduk, air mata taubat, dan doa-doa yang menggantung ke langit,” ujar Arkan dengan nada penuh khidmat. Ia berharap para jamaah dapat memanfaatkan waktu di Arafah untuk melakukan refleksi mendalam dan memperbanyak doa wukuf agar meraih haji yang mabrur.

Berita Lainnya

Sinergi Inklusif Jadi Kunci, Menko Pangan Zulkifli Hasan Dorong Transformasi Sektor Pertanian Nasional

Sinergi Inklusif Jadi Kunci, Menko Pangan Zulkifli Hasan Dorong Transformasi Sektor Pertanian Nasional

Sinergi Petugas: Garda Terdepan Pelayanan Jamaah

Keberhasilan fase Armuzna tidak terlepas dari peran vital para petugas yang bekerja di balik layar. LajuBerita mencatat bahwa Kemenhaj Sumsel memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Embarkasi Palembang, Petugas Haji Daerah (PHD), hingga pembimbing ibadah. Sinergi antara ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban dan keselamatan jamaah.

Arkan menginstruksikan secara khusus agar para petugas tetap menjaga kelapangan dada. Menghadapi ribuan jamaah dengan berbagai karakter dan kondisi kesehatan di tengah cuaca yang terik bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu, kesabaran menjadi modal utama bagi setiap petugas haji yang mengemban amanah di lapangan.

Berita Lainnya

Diplomasi Hangat di Pyongyang: Wang Yi dan Kim Jong Un Pererat Sinergi China-Korut

Diplomasi Hangat di Pyongyang: Wang Yi dan Kim Jong Un Pererat Sinergi China-Korut

“Kuatkan niat, luruskan hati, dan ikhlaskan seluruh pengabdian. Jadilah pelayan jamaah yang lembut hatinya, kuat tenaganya, dan luas kesabarannya,” tegas Arkan. Pesan ini menjadi pengingat bahwa tugas mereka bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bentuk pengabdian suci kepada para tamu Allah.

Menjaga Stamina Jelang Fase Kritis Armuzna

Fase Armuzna dikenal sebagai fase yang paling menguras tenaga. Setelah menjalani Wukuf di Arafah, jamaah harus bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit (bermalam) dan mengambil batu kerikil, kemudian berlanjut ke Mina untuk prosesi lempar jumrah selama beberapa hari. Mengingat rangkaian ini sangat padat, aspek kesehatan jamaah menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Pihak Kemenhaj Sumsel terus mengingatkan jamaah untuk menghemat energi sebelum hari H. Jamaah disarankan untuk tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah yang berlebihan di Masjidil Haram menjelang keberangkatan ke Arafah. Hidrasi yang cukup, konsumsi vitamin, dan istirahat yang teratur adalah kunci agar fisik tetap prima saat menghadapi teriknya matahari di tenda-tenda maktab.

Berita Lainnya

MedcoEnergi Dobrak Dominasi Maskulin: Tempatkan Perempuan di Lebih dari 20 Persen Posisi Strategis Pimpinan

MedcoEnergi Dobrak Dominasi Maskulin: Tempatkan Perempuan di Lebih dari 20 Persen Posisi Strategis Pimpinan
  • Pastikan asupan air putih minimal 2-3 liter per hari.
  • Gunakan payung dan semprotan air saat berada di luar ruangan.
  • Jangan menunda waktu makan yang telah disediakan oleh katering.
  • Segera melapor ke petugas kesehatan jika merasa kurang fit.

Harapan untuk Haji Mabrur dan Keselamatan Pulang

Setiap peluh yang jatuh dan rasa lelah yang dirasakan oleh para jamaah serta petugas diharapkan menjadi penggugur dosa. Arkan mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Arafah, Muzdalifah, hingga prosesi melempar jumrah di Mina, dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Keselamatan jamaah adalah indikator kesuksesan penyelenggaraan puncak haji tahun ini.

Pihak keluarga di tanah air pun diajak untuk terus mengirimkan doa agar para tamu Allah asal Sumatera Selatan ini diberikan kekuatan dan perlindungan. Perjalanan dari maktab menuju jamarat yang memakan waktu dan jarak tempuh yang cukup jauh seringkali menjadi ujian kesabaran yang luar biasa. Namun, dengan semangat kebersamaan dan bimbingan dari para petugas, diharapkan semua jamaah dapat menyelesaikan rukun dan wajib haji dengan sempurna.

Sebagai penutup, Kakanwil Kemenhaj Sumsel menegaskan bahwa gelar haji mabrur bukan dilihat dari saat kepulangan saja, melainkan dari perubahan perilaku yang lebih baik setelah kembali ke tanah air. Namun, untuk mencapai titik itu, fase Armuzna adalah gerbang ujian yang harus dilalui dengan keikhlasan yang paripurna. Semoga seluruh jamaah asal Sumsel kembali ke tanah air dengan selamat dan menyandang predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *