Saham BBCA Terdiskon Tajam di Awal 2026, Analis: Momentum Langka ‘Beli Mercy Harga Avanza’

Reporter Nasional | LajuBerita
08 Apr 2026, 17:26 WIB
Saham BBCA Terdiskon Tajam di Awal 2026, Analis: Momentum Langka 'Beli Mercy Harga Avanza'

LajuBerita — Dinamika pasar modal tanah air di awal tahun 2026 memberikan kejutan yang tak terduga bagi para pelaku pasar. Salah satu raksasa perbankan tanah air, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), terpantau mengalami koreksi harga yang cukup signifikan, menciptakan celah bagi mereka yang jeli melihat peluang di balik tekanan sentimen pasar global.

Hingga memasuki pekan pertama April 2026, emiten perbankan kasta tertinggi ini tercatat sudah merosot sekitar 19 persen secara year to date (YTD). Berdasarkan data perdagangan pada Rabu (8/4), harga saham BBCA bahkan telah tergelincir hingga ke bawah level psikologis Rp 7.000 per lembar saham. Tren pelemahan ini sebenarnya selaras dengan kondisi IHSG yang juga mengalami kontraksi sebesar 15,79 persen di periode yang sama.

Berita Lainnya

Waspada Fenomena Joki SPT di Era Coretax, DJP Ingatkan Risiko Kebocoran Data Pribadi

Waspada Fenomena Joki SPT di Era Coretax, DJP Ingatkan Risiko Kebocoran Data Pribadi

Anomali Antara Harga dan Kinerja Keuangan

Meskipun grafik harga saham menunjukkan tren penurunan, potret fundamental perusahaan justru berbicara sebaliknya. LajuBerita mencatat bahwa sepanjang tahun buku 2025, BBCA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 4,9 persen dibandingkan perolehan laba tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 54,8 triliun.

Kesenjangan antara harga pasar dan performa riil perusahaan inilah yang menarik perhatian para pengamat. Rendy Yefta, seorang analis pasar modal terkemuka, menilai bahwa koreksi harga yang terjadi saat ini tidak mencerminkan nilai intrinsik dari perusahaan yang sangat sehat tersebut. Menurutnya, BBCA masih memiliki keunggulan kompetitif yang sulit digoyahkan, mulai dari rasio dana murah (CASA) yang kuat hingga loyalitas nasabah yang sangat tinggi.

Berita Lainnya

Badai PHK Menghantam Toba Pulp Lestari: Dampak Pencabutan Izin Akibat Krisis Ekologis di Sumatera

Badai PHK Menghantam Toba Pulp Lestari: Dampak Pencabutan Izin Akibat Krisis Ekologis di Sumatera

Momentum Langka untuk Saham Blue Chip

“Ini adalah sebuah fenomena undervalued yang sangat jarang terjadi untuk saham di level kasta tertinggi atau saham blue chip super. Mengakumulasi BBCA di bawah harga Rp 7.000 itu ibarat Anda sedang menemukan mobil Mercedes di showroom tapi dibanderol dengan harga Avanza,” ujar Rendy dalam ulasan tertulisnya yang diterima LajuBerita.

Rendy memaparkan bahwa secara historis, BBCA biasanya diperdagangkan dengan rasio Price to Book Value (PBV) di kisaran 4 hingga 5 kali. Namun, badai tekanan pasar global dan adanya rotasi sektor investasi telah menekan valuasi saham ini hingga ke titik yang tidak wajar. Ia meyakini bahwa ketika badai pasar mulai mereda, harga akan segera melakukan penyesuaian kembali menuju valuasi normalnya.

Berita Lainnya

Strategi ESDM Jamin Stok Elpiji: Alihkan Pasokan Industri demi Kebutuhan Rumah Tangga

Strategi ESDM Jamin Stok Elpiji: Alihkan Pasokan Industri demi Kebutuhan Rumah Tangga

Menanti Laporan Keuangan Kuartal I 2026

Para pelaku investasi saham kini sedang menunggu rilis laporan keuangan kuartal I 2026 yang diprediksi akan menjadi katalis utama pergerakan harga ke depan. Laporan tersebut akan menjadi pembuktian apakah efisiensi operasional BBCA tetap terjaga di tengah fluktuasi ekonomi tahun ini.

Rendy mengingatkan para investor untuk tetap tenang dan melihat gambaran besar dari strategi investasi jangka panjang. “Investor yang bijaksana akan mulai mengumpulkan ‘emas’ saat harganya sedang jatuh ke lumpur dan diabaikan banyak orang, bukan saat semua orang sedang berebut mengantre di depan toko saat harganya sudah melambung tinggi,” pungkasnya.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *