Pionir Gizi Kampus, Undip Alokasikan Rp6 Miliar Per Tahun untuk Program Makan Siang Gratis Mahasiswa

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
11 Apr 2026, 20:46 WIB
Pionir Gizi Kampus, Undip Alokasikan Rp6 Miliar Per Tahun untuk Program Makan Siang Gratis Mahasiswa

LajuBerita — Di tengah riuhnya perbincangan nasional mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang rupanya telah melangkah lebih awal. Kampus ternama di Jawa Tengah ini secara konsisten mengalokasikan dana fantastis sebesar Rp6 miliar setiap tahunnya demi memastikan perut para mahasiswanya tidak kosong saat menimba ilmu.

Melalui inisiatif bertajuk ‘Food Truck Undip’, universitas ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap kesejahteraan mahasiswa bukan sekadar retorika. Rektor Undip, Prof. Suharnomo, mengungkapkan bahwa program ini sebenarnya sudah mendarah daging di lingkungan kampus sejak tahun 2022, jauh sebelum isu makan gratis menjadi tren kebijakan publik.

Langkah Nyata Menjaga Produktivitas Mahasiswa

Program Food Truck ini dirancang khusus untuk menyasar mahasiswa yang membutuhkan dukungan ekonomi. Prof. Suharnomo menegaskan bahwa asupan gizi yang baik adalah fondasi utama bagi produktivitas dan semangat belajar. Dengan perut yang kenyang dan nutrisi yang terjaga, mahasiswa diharapkan mampu menyerap materi perkuliahan dengan lebih optimal.

Berita Lainnya

Wamenhaj Dahnil Anzar Dorong Asrama Haji Transit Tarakan Jadi Pusat Layanan Umrah: Mimpi Penerbangan Langsung dari Kaltara

Wamenhaj Dahnil Anzar Dorong Asrama Haji Transit Tarakan Jadi Pusat Layanan Umrah: Mimpi Penerbangan Langsung dari Kaltara

“Ini adalah wujud komitmen kami. Setiap hari, dapur kami memproduksi sekitar 1.850 porsi makan siang sehat. Jika dikalkulasikan dalam setahun, setidaknya ada 450.000 paket makanan yang didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Prof. Suharnomo saat ditemui di Semarang.

Standar Higienis dan Nutrisi Seimbang

Kualitas rasa dan kebersihan menjadi harga mati dalam program ini. Pengelolaan dapur Food Truck diserahkan kepada tenaga profesional dari Aroemanis Catering di bawah naungan PT Undip Maju. Kristi Febi Nugrahaningrum, sang Manajer Jasa Boga, menjelaskan bahwa timnya bekerja dengan standar operasional yang ketat, mulai dari pemilihan bahan baku segar hingga proses pengolahan oleh koki berpengalaman.

Setiap menu yang disajikan telah melalui perencanaan matang selama satu bulan. Komposisinya wajib memenuhi standar gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, dan sayuran. Menariknya, bahan baku dipasok setiap H-1 untuk menjamin kesegaran sebelum masuk ke meja makan mahasiswa.

Berita Lainnya

Membela ‘Nabi Perdamaian’: Presiden Iran dan Pemimpin Eropa Pasang Badan untuk Paus Leo XIV dari Serangan Trump

Membela ‘Nabi Perdamaian’: Presiden Iran dan Pemimpin Eropa Pasang Badan untuk Paus Leo XIV dari Serangan Trump

Distribusi Modern Berbasis SSO

Agar tepat sasaran dan menghindari antrean panjang yang melelahkan, Undip memanfaatkan teknologi internal kampus. Mahasiswa yang ingin mendapatkan jatah makan siang gratis harus melakukan reservasi melalui sistem tiket di akun Single Sign-On (SSO) masing-masing.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip, Edy Surahmad, menjelaskan bahwa sistem ini efektif untuk memfilter penerima manfaat sekaligus mencegah terjadinya kerumunan. Tidak hanya berpusat di kampus utama Tembalang dan Pleburan, jangkauan Food Truck juga menyentuh mahasiswa di kampus luar utama seperti Pekalongan, Jepara, Rembang, hingga Batang.

Dampak Sosial: Lebih dari Sekadar Makan Gratis

Selain memberikan manfaat nutrisi, program inovasi kampus ini juga membuka lapangan pekerjaan paruh waktu bagi mahasiswa. Amanda Herbudiarti dan Yonathan Gutom Prayoga, dua mahasiswa dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), adalah contoh nyata. Mereka terlibat langsung sebagai kru lapangan.

Berita Lainnya

Estafet Kepemimpinan IKA UNAIR Sulsel: Prof Andi Marhamah Terpilih Aklamasi dalam Muswil ke-4

Estafet Kepemimpinan IKA UNAIR Sulsel: Prof Andi Marhamah Terpilih Aklamasi dalam Muswil ke-4

Bagi mereka, pengalaman mengelola layanan Food Truck bukan hanya soal tambahan uang saku, melainkan juga kesempatan mengasah kemampuan di industri Food and Beverage (F&B) serta memperluas jejaring pertemanan lintas fakultas. Dengan pendekatan yang holistik, Undip tidak hanya mengenyangkan perut mahasiswanya, tetapi juga memperkaya pengalaman hidup mereka selama di bangku kuliah.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *