Mimpi Buruk di San Siro: AC Milan Hancur Lebur Dihantam Udinese Tiga Gol Tanpa Balas
LajuBerita — Stadion San Siro yang biasanya menjadi benteng angker bagi lawan, mendadak berubah menjadi panggung sandiwara yang menyakitkan bagi tuan rumah. AC Milan dipaksa menelan pil pahit setelah dipermalukan Udinese dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan giornata ke-32 Liga Italia pada Sabtu malam waktu setempat. Kekalahan ini tidak hanya merusak gengsi Rossoneri, tetapi juga memperlebar jarak mereka dalam persaingan menuju takhta juara.
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh pelatih Milan sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, koordinasi yang buruk di lini belakang dan tumpulnya penyelesaian akhir menjadi lubang besar yang berhasil dimanfaatkan dengan cerdik oleh tim tamu. Upaya Milan untuk membongkar pertahanan Udinese berulang kali membentur tembok kokoh yang digalang oleh lini belakang Le Zebrette.
Solusi Banjir Kelapa Gading: Pembangunan Kolam Olakan di Gading Nirwana Mulai Dikebut
Petaka Menit ke-27 dan Dominasi Udinese
Mimpi buruk Milan dimulai pada menit ke-27. Bermaksud menghalau serangan lawan, bek muda Davide Bartesaghi justru melakukan kesalahan fatal. Bola yang salah diantisipasi justru bersarang di gawang sendiri, menciptakan gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Udinese. Gol ini tampak meruntuhkan mental para pemain Milan di atas lapangan.
Udinese yang tampil penuh disiplin tak membiarkan tuan rumah bernapas lega. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan melalui skema serangan balik cepat. Keinan Davis hampir saja menambah keunggulan andai tembakan kerasnya tidak membentur mistar gawang. Namun, gol kedua akhirnya benar-benar tercipta pada menit ke-37. Berawal dari umpan lambung presisi Nicolo Zaniolo, Jurgen Ekkelenkamp melompat paling tinggi untuk menyambut bola dengan sundulan tajam yang tak mampu dijangkau kiper Milan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Baru Kasus LNG Pertamina: Eks Direktur Sebut Pengadaan Gas Tak Perlu Restu Komisaris dan RUPS
Tumpulnya Rossoneri dan Gol Penutup Arthur Atta
Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba melakukan penyegaran untuk mengejar ketertinggalan. Namun, AC Milan tetap kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang Udinese. Aliran bola di lini tengah sering kali terputus sebelum mencapai area penalti lawan.
Alih-alih memperkecil kedudukan, Milan justru kembali kebobolan untuk ketiga kalinya pada menit ke-71. Kali ini giliran Arthur Atta yang mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil mengonversi peluang menjadi gol pemungkas. Skor 3-0 pun menjadi hasil akhir yang mengejutkan publik San Siro.
Posisi Klasemen dan Dampak Pertandingan
Kekalahan memalukan ini membuat posisi Milan di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A semakin terancam. Dengan koleksi 63 poin dari 32 pertandingan, mereka kini terpaut sembilan angka dari Inter Milan yang kokoh di puncak klasemen. Ambisi untuk mengejar Scudetto pun tampaknya kian menjauh jika Milan tidak segera melakukan evaluasi total.
Investasi Masa Depan Bumi Cendrawasih: Cara BBKSDA Papua Ajak Generasi Muda Timika Jaga Satwa Endemik
Di sisi lain, kemenangan krusial ini membawa Udinese merangkak naik ke posisi 10 klasemen dengan raihan 43 poin. Meski masih berjarak cukup jauh dari zona Eropa, kemenangan di markas Milan ini menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi Udinese untuk mengakhiri musim di papan atas.