Waspada Penipuan! Otorita IKN Tegaskan Kabar Lowongan Kerja di Medsos Adalah Hoaks
LajuBerita — Gelombang disinformasi kembali menerjang ruang digital, kali ini menyasar antusiasme masyarakat yang ingin berkontribusi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Otorita IKN secara resmi memperingatkan publik terkait beredarnya pengumuman lowongan kerja palsu yang marak berseliweran di berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Klarifikasi Resmi dari Otorita IKN
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa instansinya saat ini tidak sedang menyelenggarakan proses rekrutmen atau penerimaan pegawai dalam bentuk apa pun. Troy menyebutkan bahwa informasi yang beredar melalui pesan siaran, poster, maupun tautan pendaftaran di luar kanal resmi adalah murni hoaks.
“Seluruh informasi yang beredar melalui poster, pesan siaran, maupun tautan pendaftaran di luar kanal resmi merupakan hoaks dan berada di luar tanggung jawab Otorita IKN,” ujar Troy dalam keterangan pers yang diterima tim redaksi, Minggu (12/4/2026). Ia mengimbau agar masyarakat tidak mempercayai, apalagi sampai menindaklanjuti informasi yang menyesatkan tersebut.
BEI Soroti Dominasi Saham di 9 Emiten Raksasa, Instruksi Benahi Struktur Kepemilikan Segera Dirilis
Modus Operandi dan Penyalahgunaan Atribut
Pihak Otorita IKN menyoroti adanya oknum yang secara sengaja melakukan manipulasi informasi dengan mencatut atribut resmi instansi. Para pelaku diketahui menggunakan logo, lambang, hingga foto bangunan dan pejabat OIKN untuk meyakinkan calon korbannya. Troy meminta pihak-pihak yang menyebarkan konten palsu tersebut untuk segera menghentikan aktivitas mereka dan menurunkan konten yang merugikan publik.
Lebih lanjut, Troy memaparkan beberapa poin krusial yang perlu diketahui masyarakat agar terhindar dari modus penipuan lowongan kerja ini:
- Tanpa Pungutan Biaya: Proses rekrutmen resmi Otorita IKN tidak pernah memungut biaya sepeser pun dari pelamar.
- Kanal Komunikasi Resmi: Otorita IKN tidak pernah menggunakan kontak pribadi, baik melalui WhatsApp maupun alamat email non-korporat (seperti Gmail atau Yahoo), dalam berkomunikasi terkait rekrutmen.
- Domain Situs Web: Masyarakat diminta waspada dan tidak mengisi data pribadi pada formulir atau tautan yang tidak berasal dari domain resmi ikn.go.id.
Verifikasi Sebelum Beraksi
Keamanan data pribadi menjadi hal yang sangat krusial di tengah maraknya penipuan online. Otorita IKN mengingatkan bahwa penyalahgunaan visual infrastruktur dan foto pejabat seringkali digunakan untuk membangun kepercayaan semu. Oleh karena itu, verifikasi melalui kanal komunikasi resmi adalah langkah mutlak yang harus dilakukan masyarakat.
Skandal ‘Order Fiktif’ Damkar Semarang: AFPI Resmi Pecat Perusahaan Penagih Utang Nakal
Bagi masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau informasi palsu terkait IKN, diharapkan segera melapor melalui platform resmi pemerintah di lapor.go.id atau menghubungi nomor hotline resmi di +62 811-5999-767. Kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran hoaks di era digital ini.