Gebrakan Awal Tahun 2026: Rosan Roeslani Optimistis Target Investasi Rp 497 Triliun Tercapai

Reporter Nasional | LajuBerita
13 Apr 2026, 14:17 WIB
Gebrakan Awal Tahun 2026: Rosan Roeslani Optimistis Target Investasi Rp 497 Triliun Tercapai

LajuBerita — Momentum ekonomi Indonesia di fajar tahun 2026 menunjukkan sinyal positif yang sangat kuat. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, secara terbuka menyatakan rasa optimistisnya terhadap capaian realisasi investasi nasional. Dalam keterangannya, Rosan menegaskan bahwa target investasi pada triwulan I-2026 yang dipatok sebesar Rp 497 triliun optimis dapat dipenuhi sesuai rencana.

Pernyataan tersebut bukan tanpa dasar. Berdasarkan data yang dihimpun, capaian ini mencerminkan pertumbuhan sekitar 7% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year). Tak hanya sekadar angka di atas kertas, arus modal yang masuk ini diproyeksikan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja yang diperkirakan menyentuh angka 627 ribu orang, atau meningkat 5,5%.

Berita Lainnya

BBRI Tebar Dividen Rp52 Triliun, Simak Laju IHSG dan Strategi Ekspansi KPR BBTN

BBRI Tebar Dividen Rp52 Triliun, Simak Laju IHSG dan Strategi Ekspansi KPR BBTN

Rapor Hijau di Tengah Tantangan Global

“Dengan perkembangan yang ada saat ini, insyaallah target pemerintah pada tiga bulan pertama ini bisa kami capai, yaitu sebesar Rp 497 triliun. Ini berarti ada pertumbuhan sekitar 7% secara tahunan,” ungkap Rosan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi narasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut Rosan, aliran dana tersebut bersumber dari kombinasi solid antara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Menariknya, meski peta geopolitik dan ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian, Indonesia tetap menjadi destinasi favorit bagi sejumlah negara besar.

Singapura masih kokoh memimpin daftar negara asal investasi, disusul oleh China, Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat. Keragaman sumber modal ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor internasional terhadap stabilitas ekonomi dalam negeri tetap terjaga dengan baik.

Berita Lainnya

Dilema Pailit Merpati: Mengapa Pesangon 1.225 Eks Pegawai Masih Tersangkut?

Dilema Pailit Merpati: Mengapa Pesangon 1.225 Eks Pegawai Masih Tersangkut?

Peta Jalan Menuju Target Ambisius 2029

Pemerintah sendiri telah memasang target besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada periode 2025-2029. Untuk menopang ambisi tersebut, sektor investasi menjadi tulang punggung utama. Sebagai catatan, pemerintah telah menetapkan eskalasi target investasi yang cukup menantang setiap tahunnya:

  • Target Investasi 2024: Rp 1.650 triliun
  • Target Investasi 2025: Rp 1.905,6 triliun
  • Target Investasi 2026: Rp 2.041,3 triliun

Secara kumulatif, kebutuhan investasi hingga tahun 2029 diperkirakan bakal menyentuh angka fantastis, yakni Rp 13.032,8 triliun. Angka ini mengalami lonjakan drastis sekitar 43% jika dikomparasikan dengan total realisasi investasi selama satu dekade terakhir (2014-2024) yang berada di angka Rp 9.117,4 triliun.

“Jadi, meskipun angka untuk tahun 2026 ini berada di kisaran Rp 2.041 triliun, fokus jangka panjang kami tetap pada target akhir yang mencapai Rp 13.032,8 triliun pada 2029 mendatang,” pungkas Rosan menutup penjelasannya di hadapan para anggota dewan.

Berita Lainnya

Guncangan Ekonomi Global: Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 25 Persen, Babak Baru Perang Dagang Dimulai?

Guncangan Ekonomi Global: Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa Jadi 25 Persen, Babak Baru Perang Dagang Dimulai?

Langkah progresif ini diharapkan tidak hanya memperkuat fundamental ekonomi makro, tetapi juga mempercepat program hilirisasi yang tengah digenjot pemerintah guna menciptakan nilai tambah bagi sumber daya alam Indonesia di pasar internasional.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *