Fondasi Hijau Ibu Kota Nusantara: Mengukuhkan Visi Kota Hutan Lewat Rehabilitasi dan Sinergi Lintas Sektor

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
29 Apr 2026, 16:46 WIB

LajuBerita — Di tengah deru mesin konstruksi dan transformasi masif lahan di Kalimantan Timur, terdapat satu narasi besar yang terus dijaga dengan ketat oleh pemerintah: visi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan berkelanjutan. Pembangunan ini bukan sekadar memindahkan pusat administrasi, melainkan sebuah upaya ambisius untuk menyelaraskan modernitas dengan kelestarian alam yang selama ini menjadi paru-paru dunia.

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan bahwa menjaga kawasan hutan bukan hanya tugas sampingan, melainkan fondasi utama dari seluruh struktur pembangunan IKN. Tanpa ekosistem yang sehat, konsep Forest City yang diusung akan kehilangan maknanya. Oleh karena itu, berbagai langkah strategis mulai dari penanaman pohon hingga pengawasan ketat terhadap aktivitas ilegal terus digalakkan di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Berita Lainnya

Gebrakan Besar Kapolri: Mutasi Strategis 108 Perwira Tinggi dan Menengah demi Perkuat Fondasi Korps Bhayangkara

Gebrakan Besar Kapolri: Mutasi Strategis 108 Perwira Tinggi dan Menengah demi Perkuat Fondasi Korps Bhayangkara

Menanam Masa Depan: Filosofi Kota Hutan Berkelanjutan

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, mengungkapkan bahwa penguatan kolaborasi dalam menjaga kawasan hutan adalah harga mati. Dalam sebuah kesempatan di Sepaku, ia menekankan bahwa setiap bibit yang ditanam hari ini adalah investasi untuk kualitas hidup generasi mendatang di ibu kota baru. Program rehabilitasi hutan menjadi instrumen vital untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak mengorbankan kekayaan hayati yang ada.

Langkah nyata dari komitmen ini terlihat dari aksi penanaman ratusan pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, tepatnya di Kilometer 65. Lokasi ini dipilih karena signifikansinya sebagai kawasan konservasi yang harus dilindungi dari perambahan. Jenis pohon yang dipilih pun bukan sembarangan. Otorita IKN bersama mitra akademis menanam spesies asli Kalimantan seperti gaharu, balangeran, nyatoh, meranti, dan nyamplung.

Berita Lainnya

Padang Bergerak Cepat: Begini Alur dan Besaran Dana Perbaikan Rumah Pasca-Bencana Hidrometeorologi

Padang Bergerak Cepat: Begini Alur dan Besaran Dana Perbaikan Rumah Pasca-Bencana Hidrometeorologi

Pemilihan jenis pohon endemik ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekosistem asli hutan hujan tropis. Pohon meranti, misalnya, dikenal sebagai raksasa hutan Kalimantan yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon. Sementara itu, gaharu dan nyatoh memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi jika dikelola dengan prinsip keberlanjutan dalam kerangka pembangunan IKN yang ramah lingkungan.

Sinergi Lintas Sektor dan Peran Akademisi

Keberhasilan transformasi IKN menjadi kota hutan sangat bergantung pada kolaborasi multidisiplin. Otorita IKN tidak berjalan sendirian; mereka menggandeng Universitas Mulawarman (Unmul) sebagai mitra strategis dalam penyediaan bibit berkualitas dan kajian ilmiah. Kerja sama ini memastikan bahwa setiap langkah penghijauan didasarkan pada data riset yang akurat mengenai kesesuaian lahan dan daya tahan tanaman.

Berita Lainnya

Transformasi Digital di Probolinggo: Mengintip Keberhasilan SRT 7 Implementasikan PP Tunas

Transformasi Digital di Probolinggo: Mengintip Keberhasilan SRT 7 Implementasikan PP Tunas

Ibrahim, Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Sumber Daya Hayati Hutan Tropis Lembap Universitas Mulawarman, menjelaskan bahwa menjaga keberlanjutan ekosistem hutan hujan tropis adalah misi yang krusial. Menurutnya, hutan tropis memiliki nilai ekologis yang tak tergantikan karena mampu menyimpan hingga 70 persen dari vegetasi dan biodiversitas wilayah tersebut. Upaya mengembalikan kejayaan hutan di kawasan yang sempat terdegradasi memerlukan pendekatan yang komprehensif.

“Rehabilitasi di kawasan seperti Tahura Bukit Soeharto bukanlah perkara mudah, terutama pada area yang sudah terbuka dalam waktu lama. Kita tidak bisa hanya menanam lalu pergi. Dibutuhkan pendekatan yang fokus pada pengamanan kawasan dan pemantauan keberlanjutan agar pohon-pohon tersebut benar-benar tumbuh menjadi hutan yang utuh,” ujar Ibrahim menekankan pentingnya aspek konservasi alam jangka panjang.

Berita Lainnya

Terobosan Finansial Bank Mega: Kini Transaksi di China Semakin Mudah Lewat Ekspansi QRIS Antarnegara

Terobosan Finansial Bank Mega: Kini Transaksi di China Semakin Mudah Lewat Ekspansi QRIS Antarnegara

Menghalau Bayang-Bayang Aktivitas Ilegal

Selain tantangan alam, tantangan manusia juga menjadi hambatan serius dalam mewujudkan kota hutan. Aktivitas ilegal seperti pembalakan liar, tambang tanpa izin, hingga perambahan lahan secara tidak sah masih membayangi kawasan IKN. Menanggapi hal ini, Otorita IKN telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal yang bekerja sama dengan berbagai pihak.

Keterlibatan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam memproteksi kawasan ini. Pengawasan dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat provinsi hingga satuan kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan efek jera serta memastikan bahwa tidak ada sejengkal pun lahan hutan yang dialihfungsikan secara ilegal demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Melalui pengawasan bersama ini, diharapkan tercipta ekosistem keamanan yang mendukung jalannya lingkungan hidup yang sehat di IKN. Masyarakat lokal juga dilibatkan sebagai garda terdepan dalam melaporkan aktivitas mencurigakan, sehingga rasa memiliki terhadap hutan IKN tumbuh di sanubari setiap warga.

Potensi Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi Hijau

Visi kota hutan di IKN tidak hanya berhenti pada hijaunya pemandangan. Keberadaan hutan yang lestari juga membuka peluang pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Hutan yang sehat menjaga siklus hidrologi yang stabil, yang sangat penting bagi sumber daya air dan potensi energi hidro. Selain itu, biomassa dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan dapat menjadi alternatif energi bersih di masa depan.

Pengembangan energi terbarukan ini sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net zero emission. IKN dirancang untuk menjadi model kota dunia yang mampu menyeimbangkan emisi karbon melalui luasnya tutupan hutan. Dengan demikian, IKN akan menjadi bukti nyata kepada dunia internasional bahwa pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa harus saling meniadakan.

Membangun Kesadaran Kolektif

LajuBerita melihat bahwa upaya Otorita IKN dalam menghijaukan ibu kota baru adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan napas panjang pula. Selain penanaman secara fisik, pembangunan kesadaran kolektif menjadi kunci. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya hutan bagi kesehatan—seperti pencegahan penyakit malaria dan DBD yang sempat menjadi perhatian di wilayah tersebut—menjadi bagian dari strategi pembangunan manusia di IKN.

Setiap pohon yang tertanam di Tahura Bukit Soeharto adalah simbol harapan. Bahwa di masa depan, pusat kekuasaan Indonesia tidak lagi identik dengan kemacetan dan polusi, melainkan dengan kicauan burung, udara segar, dan rimbunnya pepohonan meranti. IKN sedang menulis ulang sejarah pembangunan kota di dunia, di mana alam bukan lagi sebagai objek yang ditaklukkan, melainkan subjek yang harus dihormati dan dijaga keberadaannya.

Dengan langkah-langkah konkret yang diambil saat ini, pondasi IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan semakin kokoh. Dukungan dari berbagai elemen, mulai dari akademisi, penegak hukum, hingga masyarakat lokal, menjadi energi tambahan bagi Otorita IKN untuk terus melangkah maju demi mewujudkan ibu kota yang tidak hanya cerdas (smart city), tetapi juga hijau dan asri.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *