Dominasi Total di Los Angeles: Swiss Hancurkan Bosnia 4-1 dan Puncaki Klasemen Grup B

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
19 Jun 2026, 04:46 WIB
Dominasi Total di Los Angeles: Swiss Hancurkan Bosnia 4-1 dan Puncaki Klasemen Grup B

LajuBerita — Tim Nasional Swiss akhirnya berhasil pecah telur dengan memetik kemenangan perdana mereka di ajang bergengsi ini. Menghadapi Bosnia dan Herzegovina dalam laga lanjutan Grup B Piala Dunia 2026, skuad asuhan Murat Yakin tampil beringas dan sukses menyudahi perlawanan tim lawan dengan skor telak 4-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat dini hari WIB tersebut menjadi panggung pembuktian bagi kedalaman skuad La Nati.

Dominasi Awal yang Berakhir Tanpa Gol

Sejak peluit pertama dibunyikan, Swiss langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka tampak sangat bernafsu untuk mengamankan poin penuh setelah hasil kurang maksimal di laga sebelumnya. Motor serangan yang digalang oleh Granit Xhaka di lini tengah membuat aliran bola Swiss sangat cair. Peluang emas pertama lahir pada menit ke-10 melalui kaki Dan Ndoye. Penyerang lincah ini berhasil melepaskan tembakan melengkung, namun sayangnya bola masih menyamping tipis di sisi gawang Bosnia.

Berita Lainnya

Strategi Bijak Konsumsi Kafein Saat Begadang: Tips Sehat ala LajuBerita Agar Tubuh Tetap Prima

Strategi Bijak Konsumsi Kafein Saat Begadang: Tips Sehat ala LajuBerita Agar Tubuh Tetap Prima

Sepuluh menit berselang, Ndoye kembali menebar teror. Memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Bosnia, ia melepaskan sepakan keras tepat ke arah gawang. Namun, kiper Nikola Vasilj menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang. Bosnia sendiri bukannya tanpa perlawanan. Meski lebih banyak tertekan dalam skema sepak bola defensif, mereka sempat mengancam lewat aksi Amar Dedic di menit ke-38. Tendangan Dedic mengarah tepat ke pelukan Gregor Kobel, memastikan skor kacamata bertahan hingga jeda antarpelarian.

Perubahan Taktik dan Kebuntuan yang Pecah

Memasuki babak kedua, Swiss tidak menurunkan intensitas serangan. Mereka terus mengurung pertahanan Bosnia yang dipimpin oleh Sead Kolasinac. Breel Embolo hampir saja mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63, namun kesigapan Vasilj di bawah mistar gawang kembali menjadi penghalang bagi Swiss untuk merayakan gol.

Berita Lainnya

Mengukir Jejak di Aspal Jakarta: BTN JAKIM 2026 Pertegas Posisi Ibu Kota Sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Mengukir Jejak di Aspal Jakarta: BTN JAKIM 2026 Pertegas Posisi Ibu Kota Sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Melihat timnya kesulitan mencetak gol, staf pelatih Swiss melakukan pergantian pemain yang sangat krusial pada menit ke-72. Johan Manzambi, Ruben Vargas, dan Sow dimasukkan untuk menyegarkan lini serang. Keputusan ini terbukti sangat tepat. Hanya berselang dua menit sejak masuk ke lapangan, tepatnya pada menit ke-74, Johan Manzambi berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari sebuah umpan silang akurat dari sisi kiri, Manzambi dengan tenang menyontek bola masuk ke gawang Bosnia. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Swiss.

Petaka Kartu Merah bagi Bosnia

Kondisi Bosnia semakin sulit ketika mereka harus bermain dengan sepuluh orang pada pertengahan babak kedua. Tarik Muharemovic melakukan pelanggaran keras terhadap Breel Embolo yang sedang melakukan penetrasi berbahaya. Wasit tanpa ragu mencabut kartu merah langsung untuk Muharemovic. Kehilangan satu pemain bertahan membuat organisasi permainan Bosnia berantakan, dan hal ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para pemain Swiss untuk terus menekan.

Berita Lainnya

Proyek Jumbo Makan Bergizi Gratis Disorot, KPK Endus Delapan Celah Korupsi Berisiko Tinggi

Proyek Jumbo Makan Bergizi Gratis Disorot, KPK Endus Delapan Celah Korupsi Berisiko Tinggi

Unggul jumlah pemain membuat Swiss semakin leluasa mengeksploitasi lebar lapangan. Piala Dunia 2026 kali ini benar-benar memperlihatkan betapa pentingnya kedalaman skuad. Ruben Vargas, yang juga masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menggandakan keunggulan Swiss pada menit ke-84. Menerima umpan pendek dari Embolo di dalam kotak penalti, Vargas melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau oleh Vasilj. Swiss unggul 2-0 dan tampak akan memenangkan laga dengan mudah.

Hujan Gol di Penghujung Laga

Memasuki menit-menit akhir, jalannya pertandingan semakin dramatis. Johan Manzambi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua (brace) pada menit ke-90. Kali ini, ia memanfaatkan umpan tarik matang dari Vargas untuk mengubah skor menjadi 3-0. Stadion Los Angeles bergemuruh menyambut dominasi total dari tim asal Eropa Tengah tersebut.

Berita Lainnya

Dominasi Sektor Tambang, Pertamina Lubricants Sabet Penghargaan Gold di IMS Awards 2026

Dominasi Sektor Tambang, Pertamina Lubricants Sabet Penghargaan Gold di IMS Awards 2026

Meski tertinggal jauh, Bosnia menolak untuk menyerah begitu saja. Di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+3, Ermin Mahmic mencetak gol hiburan melalui tendangan spekulasi keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh Gregor Kobel. Namun, sukacita Bosnia hanya bertahan sebentar. Empat menit kemudian, Swiss mendapatkan hadiah penalti setelah pemain lawan melakukan pelanggaran di area terlarang.

Granit Xhaka, sang kapten yang dikenal memiliki mental baja, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke pojok gawang, sekaligus mengunci kemenangan Swiss dengan skor akhir 4-1. Kemenangan ini memberikan suntikan moral yang sangat besar bagi Swiss dalam persaingan di klasemen Grup B.

Implikasi Klasemen dan Langkah Selanjutnya

Dengan tambahan tiga poin ini, Swiss kini melesat ke puncak klasemen sementara Grup B dengan raihan empat poin dari dua pertandingan. Mereka mengungguli para pesaing lainnya dan berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk lolos ke fase gugur. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Bosnia terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengantongi satu poin, membuat peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya semakin menipis.

Kemenangan Swiss ini membuktikan bahwa kombinasi pemain senior yang berpengalaman dan pemain muda yang lapar akan prestasi bisa menjadi senjata mematikan. Johan Manzambi yang tampil sebagai supersub layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Kini, mata dunia akan tertuju pada laga selanjutnya, di mana Swiss diharapkan mampu mempertahankan konsistensi performa luar biasa ini.

Susunan Pemain Kedua Tim:

  • Swiss (4-3-3): Gregor Kobel; Silvan Widmer (Jaquez 86′), Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka, Michel Aebischer (Sow 72′); Fabian Rieder (Vargas 72′), Breel Embolo (Itten 89′), Dan Ndoye (Manzambi 72′).
  • Bosnia & Herzegovina (4-2-2): Nikola Vasilj; Tarik Muharemovic, Sead Kolasinac, Amar Dedic, Nikola Katic; Benjamin Tahirovic (Basic 63′), Ivan Sunjic (Hadziahmetovic 86′), Armin Memic, Ermedin Demirovic (Lukic 86′), Edin Dzeko (Bajraktarevic 64′), Alen Alajbegovic.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *