IHSG Melesat Tajam ke Level 7.675, Intip Strategi Ekspansi TRJA dan Aksi Rights Issue MPPA
LajuBerita — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya dengan performa yang cukup impresif pada penutupan perdagangan Selasa (14/04). Indeks komposit berhasil parkir di zona hijau dengan kenaikan signifikan sebesar 2,34 persen, membawa indeks bertengger di level 7.675,95. Pergerakan bergairah ini memberikan angin segar bagi para pelaku investasi saham di tanah air.
Dominasi Sektor Infrastruktur dan Geliat Saham Pilihan
Kenaikan IHSG kali ini dipicu oleh performa fantastis dari sejumlah emiten. Saham MORA menjadi bintang lapangan dengan lonjakan mencapai 25,00 persen. Tak ketinggalan, saham blue chip seperti BBCA turut menguat 2,66 persen, disusul oleh BREN yang melesat 7,00 persen. Namun, di balik kegemilangan tersebut, beberapa saham harus rela terkoreksi, seperti MSIN yang anjlok 14,77 persen, serta TLKM dan DCII yang masing-masing melemah tipis.
Indonesia Bidik Pasar Malaysia, Siap Ekspor 200 Ribu Ton Beras Berkualitas
Dari sisi sektoral, sektor infrastruktur menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan masif sebesar 5,62 persen. Secara keseluruhan, 9 dari 11 sektor di bursa berhasil menghijau, meskipun sektor consumer cyclical masih harus berjuang di zona merah dengan penurunan 0,95 persen. Meski pasar dalam negeri bergairah, investor asing terpantau masih melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp48,09 miliar di pasar reguler, mencerminkan sikap waspada di tengah volatilitas pasar modal global.
Sentimen Global dan Optimisme Wall Street
Penguatan di pasar domestik sejalan dengan optimisme yang melanda bursa saham Amerika Serikat. Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak ditutup menguat signifikan. Kabar mengenai peluang kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi katalis positif yang mendorong kepercayaan diri investor global. Hal ini berdampak langsung pada penguatan ETF EIDO dan MSCI Indonesia yang masing-masing naik di atas 1,5 persen.
Promo Gila Transmart Full Day Sale: Koleksi Teflon dan Panci Branded Turun Harga Jadi Rp 70 Ribuan!
Langkah Berani TRJA: Merambah Bisnis Transportasi Baru
Di level korporasi, PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) tengah bersiap melakukan lompatan strategis. Perusahaan yang dikenal di sektor penyewaan kendaraan ini berencana merambah tiga lini bisnis baru: angkutan darat penumpang, angkutan sewa, serta angkutan bus nontrayek. Langkah ekspansi ini bukan tanpa perhitungan matang.
Berdasarkan kajian kelayakan yang mendalam, proyek ini diproyeksikan memiliki Net Present Value (NPV) sebesar Rp95,67 miliar dengan tingkat pengembalian internal (IRR) mencapai 26,50 persen. TRJA optimis lini bisnis baru ini akan mulai menyumbang pendapatan signifikan pada 2026, dengan target laba bersih jangka panjang mencapai Rp71,63 miliar pada tahun 2030. Ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan emiten transportasi tersebut di masa depan.
Batas Akhir Lapor SPT Pajak Hari Ini: Jangan Terlambat, Kenali Sanksi dan Layanan Khusus DJP Hingga Malam
MPPA dan Aksi Korporasi Rights Issue Skala Besar
Sementara itu, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) juga tengah menyiapkan langkah besar melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan 23,99 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Dalam skema ini, setiap pemegang 114 saham lama memiliki hak untuk menebus 211 saham baru.
PT Multipolar Tbk (MLPL) selaku pemegang saham utama telah menyatakan kesiapannya untuk menyerap seluruh haknya senilai Rp601,61 miliar, sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga hingga nilai Rp980 miliar. Dana yang terkumpul dari aksi korporasi ini nantinya akan difokuskan untuk belanja modal (capex), khususnya pengadaan aset tanah dan bangunan di kota-kota strategis seperti Surabaya, Gresik, Bogor, dan Yogyakarta untuk memperkuat jaringan ritel mereka.
Mencetak Generasi Industri Unggul: Kemenperin Resmi Membuka Pendaftaran Vokasi JARVIS 2026
Rekomendasi Saham dan Pandangan Analis
Melihat dinamika pasar saat ini, LajuBerita merangkum beberapa saham yang layak masuk dalam pantauan radar Anda untuk perdagangan hari ini:
- NICL: Rekomendasi Buy di area 960-980, Target Price (TP) 995-1060, Stop Loss (SL) 910.
- INET: Rekomendasi Buy di area 334-338, TP 346-362, SL 314.
- INCO: Rekomendasi Buy di area 6375-6425, TP 6575-6800, SL 6000.
- ARCI: Rekomendasi Buy di area 1595-1605, TP 1630-1690, SL 1505.
- TINS: Rekomendasi Buy di area 3910-3950, TP 4030-4190, SL 3680.
Disclaimer: Seluruh analisis dan rekomendasi yang disajikan LajuBerita bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan mutlak untuk membeli atau menjual aset tertentu. Setiap keputusan investasi mengandung risiko dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Pastikan Anda melakukan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri sebelum bertransaksi.