Ambisi Raksasa Bitmine Immersion: Amankan 4,87 Juta Token ETH dan Perkuat Dominasi Treasury Kripto Global

Redaksi LajuBerita | LajuBerita
15 Apr 2026, 14:46 WIB
Ambisi Raksasa Bitmine Immersion: Amankan 4,87 Juta Token ETH dan Perkuat Dominasi Treasury Kripto Global

LajuBerita — Gebrakan besar kembali dilakukan oleh Bitmine Immersion Technologies (NYSE: BMNR) dalam kancah ekonomi digital global. Perusahaan yang kini telah resmi melantai di New York Stock Exchange (NYSE) tersebut mengumumkan pencapaian luar biasa dengan kepemilikan total aset kripto, uang tunai, serta proyek strategis atau “moonshots” yang menyentuh angka fantastis sebesar US$ 11,8 miliar.

Dalam laporan terbarunya, Bitmine mengungkapkan bahwa mereka kini menguasai sekitar 4,875 juta token Ethereum (ETH). Angka ini setara dengan lebih dari 4% dari total pasokan ETH yang beredar di seluruh dunia. Langkah agresif ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan yang dijuluki ‘Alchemy 5%’, sebuah target ambisius untuk menguasai 5% dari seluruh suplai Ethereum hanya dalam kurun waktu sembilan bulan.

Berita Lainnya

Misi Penyelamatan Penyu di Belitung: Menjaga Biodiversitas Demi Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Transformasi Strategis dan Kekuatan Portofolio

Sejak melakukan migrasi pencatatan saham dari NYSE American ke papan utama NYSE pada April 2026, Bitmine terus menunjukkan performa yang solid di pasar modal Amerika Serikat. Saat ini, BMNR menempati urutan ke-117 sebagai saham yang paling aktif diperdagangkan di AS, dengan volume perdagangan harian rata-rata mencapai US$ 747 juta.

Kekuatan finansial Bitmine tidak hanya bersumber dari Ethereum. Portofolio mereka mencakup uang tunai sebesar US$ 719 juta, kepemilikan 198 Bitcoin (BTC), serta investasi strategis di berbagai sektor teknologi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kepemilikan saham senilai US$ 85 juta di Eightco (NASDAQ: ORBS), yang memberikan akses langsung bagi investor terhadap perkembangan OpenAI.

Berita Lainnya

Langkah Berani PM Sanae Takaichi: Menuju Amandemen Konstitusi Pasifik Jepang yang Bersejarah

Langkah Berani PM Sanae Takaichi: Menuju Amandemen Konstitusi Pasifik Jepang yang Bersejarah

Ethereum sebagai Aset Lindung Nilai di Masa Krisis

Chairman Bitmine, Thomas “Tom” Lee, memberikan pandangan mendalam mengenai pemilihan ETH sebagai aset cadangan utama. Menurutnya, di tengah ketegangan geopolitik global, Ethereum telah membuktikan diri sebagai investasi kripto yang tangguh. ETH mencatatkan kenaikan 17,4% sejak pecahnya konflik di Timur Tengah, mengungguli performa indeks S&P 500 dan emas secara signifikan.

“Ethereum terus mendapatkan momentum berkat dua faktor utama: adopsi tokenisasi oleh institusi Wall Street dan kebutuhan sistem AI terhadap jaringan blockchain yang netral secara publik,” ujar Lee. Ia juga menambahkan bahwa Bitmine terus mempercepat laju pembelian ETH, meyakini bahwa pasar saat ini sedang berada di fase akhir dari siklus kelesuan singkat.

Berita Lainnya

LajuBerita: Mengawal Keamanan Pasca-Gempa M 6,7, Polda Sulteng Intensifkan Patroli di Titik Vital

LajuBerita: Mengawal Keamanan Pasca-Gempa M 6,7, Polda Sulteng Intensifkan Patroli di Titik Vital

Inovasi Melalui MAVAN dan Potensi Pendapatan Pasif

Tidak sekadar menumpuk aset, Bitmine juga memaksimalkan produktivitas kepemilikannya melalui platform staking Ethereum kelas institusi yang diberi nama MAVAN (Made in America Validator Network). Platform ini dirancang untuk menawarkan infrastruktur keamanan dan kinerja terbaik bagi investor besar dan kustodian.

Hingga pertengahan April 2026, Bitmine telah melakukan staking terhadap 3,33 juta ETH (sekitar 68% dari total kepemilikan mereka). Dengan yield tahunan sebesar 2,89%, operasional staking ini diproyeksikan mampu menghasilkan pendapatan pasif hingga US$ 310 juta per tahun bagi perusahaan. Keberhasilan ini menempatkan Bitmine sebagai pemegang treasury Ethereum terbesar di dunia, dan secara keseluruhan berada di posisi kedua setelah MicroStrategy dalam kategori treasury kripto global.

Berita Lainnya

Dominasi Total di Horsens: Anthony Ginting Segel Kemenangan Mutlak Indonesia Atas Aljazair di Piala Thomas 2026

Dominasi Total di Horsens: Anthony Ginting Segel Kemenangan Mutlak Indonesia Atas Aljazair di Piala Thomas 2026

Keberhasilan Bitmine ini tak lepas dari sokongan nama-nama besar di industri keuangan, mulai dari Cathie Wood (ARK Invest), Founders Fund, hingga Galaxy Digital. Dukungan dari para investor institusi ini semakin memperkuat posisi Bitmine dalam menavigasi lanskap keuangan masa depan yang semakin terintegrasi dengan teknologi blockchain.

Redaksi LajuBerita

Redaksi LajuBerita

Tim redaksi LajuBerita mengkurasi dan menulis berita terbaru dari berbagai sumber terpercaya di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *