Sufmi Dasco Ahmad Optimis IHSG Bangkit: Strategi Melindungi 26 Juta Investor dan Masa Depan Pasar Modal RI

Reporter Nasional | LajuBerita
19 Mei 2026, 12:48 WIB
Sufmi Dasco Ahmad Optimis IHSG Bangkit: Strategi Melindungi 26 Juta Investor dan Masa Depan Pasar Modal RI

LajuBerita — Di tengah dinamika pasar keuangan yang sedang bergejolak, optimisme menjadi komoditas yang paling berharga bagi para pelaku ekonomi nasional. Hal inilah yang ditegaskan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat meninjau langsung kondisi di jantung pasar modal Indonesia. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan hebat dengan koreksi yang menembus angka 3 persen, Dasco meyakini bahwa pondasi ekonomi kita masih cukup tangguh untuk melakukan pemulihan ekonomi dalam waktu dekat.

Kehadiran tokoh penting parlemen ini di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), kawasan SCBD, Jakarta Selatan, bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan bentuk sinyal kuat kepada publik bahwa pemerintah dan legislatif tidak tinggal diam melihat fluktuasi yang terjadi. Dalam kunjungannya, Dasco menekankan pentingnya membangun narasi positif untuk menjaga stabilitas psikologis para investor, terutama di saat grafik perdagangan menunjukkan warna merah yang cukup mencolok.

Berita Lainnya

Membaca Arah IHSG: Mengapa Pasar Modal Terkoreksi Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI? Ini Kata Bos Danantara

Membaca Arah IHSG: Mengapa Pasar Modal Terkoreksi Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI? Ini Kata Bos Danantara

Menakar Kedalaman Koreksi IHSG dan Respon Pasar

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, IHSG sempat terjun bebas hingga 3,08 persen, yang membawa indeks bertengger di level 6.396,26. Penurunan ini terasa cukup menyesakkan mengingat pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat menunjukkan taringnya dengan merangkak naik ke posisi 6.635,12. Namun, tekanan jual yang masif, yang diduga kuat dipicu oleh sentimen global serta efek rebalancing MSCI, membuat indeks harus berbalik arah dengan cukup tajam.

Kondisi ini tentu memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. Namun, bagi LajuBerita, fenomena ini dilihat sebagai bagian dari siklus pasar yang dinamis. Dasco sendiri menyatakan bahwa fluktuasi adalah hal yang lumrah dalam dunia investasi saham, namun perlindungan terhadap aset masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama bagi regulator dan pemangku kebijakan.

Berita Lainnya

Ketegasan Presiden Prabowo: BBM Subsidi Khusus Rakyat Miskin, Kelompok Mampu Wajib Bayar Harga Pasar

Ketegasan Presiden Prabowo: BBM Subsidi Khusus Rakyat Miskin, Kelompok Mampu Wajib Bayar Harga Pasar

Gen Z dan Estafet Investasi di Era Digital

Salah satu poin menarik yang digarisbawahi dalam kunjungan tersebut adalah profil investor pasar modal Indonesia saat ini. Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 26 juta investor yang kini menggantungkan harapan pada bursa domestik. Menariknya, mayoritas dari pemilik Single Investor Identification (SID) ini adalah mereka yang berasal dari generasi Z dan milenial. Kelompok usia muda ini dikenal sangat lincah dalam teknologi, namun sering kali memiliki profil risiko yang perlu dikawal lebih ketat.

“Kita harus terus membangun optimisme. Jika kita sebagai pemimpin saja tidak menunjukkan rasa optimis, bagaimana dengan mereka yang baru memulai langkah di pasar modal ini?” ujar Dasco dengan nada meyakinkan. Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap 26 juta investor ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan nasional.

Berita Lainnya

Seloroh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Akui ‘Menyesal’ dan Singgung Penurunan Gaji Usai Tinggalkan LPS

Seloroh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Akui ‘Menyesal’ dan Singgung Penurunan Gaji Usai Tinggalkan LPS

Kehadiran generasi Z di bursa saham dianggap sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka membawa likuiditas dan gairah baru. Di sisi lain, mereka sangat rentan terhadap informasi yang tidak terverifikasi dan kepanikan pasar (panic selling). Oleh karena itu, Dasco mendorong agar literasi keuangan terus ditingkatkan agar para investor muda ini tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pilar yang memperkuat ketahanan bursa kita.

Kolaborasi Strategis Bersama OJK dan BPI Danantara

Kunjungan Dasco ke BEI tidak dilakukan sendirian. Ia didampingi oleh tokoh-tokoh kunci di sektor keuangan, termasuk Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. Kehadiran Friderica atau yang akrab disapa Kiki ini, menegaskan komitmen OJK dalam mengawasi jalannya perdagangan yang adil dan transparan bagi seluruh lapisan investor.

Berita Lainnya

Mengenang Toshifumi Suzuki: Sang Visioner yang Mengubah Wajah Ritel Dunia Lewat 7-Eleven

Mengenang Toshifumi Suzuki: Sang Visioner yang Mengubah Wajah Ritel Dunia Lewat 7-Eleven

Selain OJK, hadir pula manajemen puncak dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yakni Rosan Roeslani selaku CEO dan Dony Oskaria sebagai COO. Kehadiran Danantara menjadi sangat signifikan mengingat lembaga ini diproyeksikan menjadi motor penggerak investasi strategis milik negara. Dasco mengaku telah menyimak paparan mendalam dari Rosan mengenai berbagai skema regulasi yang sedang disiapkan untuk memperkuat kepercayaan investor lokal.

“Kami mendengarkan bagaimana Danantara menyiapkan regulasi yang bisa memberikan kenyamanan bagi para investor retail. Kita melihat pertumbuhan jumlah investor lokal kita terus bertambah secara eksponensial. Dengan fundamental ekonomi yang kita miliki sekarang, saya yakin bursa kita akan jauh lebih kuat di masa depan,” ungkap Dasco dalam wawancara eksklusif yang dilansir LajuBerita.

Membangun Benteng Pertahanan Melalui Fundamental Ekonomi

Meskipun pasar global sering kali memberikan tekanan eksternal, Dasco menekankan bahwa kekuatan sesungguhnya dari Bursa Efek Indonesia terletak pada fundamental perusahaan-perusahaan yang melantai di dalamnya. Banyak emiten di BEI yang masih mencatatkan kinerja keuangan yang solid, meskipun harga sahamnya terdampak sentimen negatif sesaat.

Strategi ke depan bukan hanya soal bertahan dari gempuran aksi jual asing, melainkan bagaimana menciptakan ekosistem yang mandiri di mana investor domestik memiliki peran dominan dalam menentukan arah pasar. Dengan jumlah penduduk yang besar dan kelas menengah yang terus tumbuh, potensi pasar modal Indonesia sebenarnya masih sangat luas untuk dieksplorasi lebih jauh.

LajuBerita mencatat bahwa langkah-langkah koordinasi antara legislatif (DPR), regulator (OJK), dan pengelola investasi (Danantara) merupakan sinyal positif yang sangat dinantikan oleh pasar. Sinergi ini diharapkan mampu meredam volatilitas yang berlebihan dan memberikan kepastian hukum bagi para pemilik modal.

Harapan di Tengah Badai: IHSG Menuju Level Baru

Sebagai penutup dari kunjungannya, Dasco kembali mengajak seluruh pihak untuk tetap berkepala dingin dalam menghadapi fluktuasi IHSG. Baginya, penurunan indeks kali ini hanyalah sebuah koreksi teknis yang akan segera terkompensasi seiring dengan masuknya kembali aliran dana ke pasar. Kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh para petinggi negeri ini diharapkan mampu menular kepada para investor retail di seluruh pelosok negeri.

Dunia investasi memang penuh dengan ketidakpastian, namun dengan pengawasan yang ketat dari OJK dan dukungan kebijakan dari DPR, jalan menuju pasar modal yang inklusif dan tangguh semakin terbuka lebar. “Optimisme harus terus dipupuk. Fundamental kita kuat, regulasi kita semakin matang, dan semangat investor muda kita luar biasa. Tidak ada alasan untuk tidak optimis,” pungkas Dasco sebelum meninggalkan area Bursa Efek Indonesia.

Bagi Anda yang ingin terus memantau perkembangan terbaru mengenai pergerakan pasar modal dan kebijakan ekonomi terkini, pastikan untuk selalu mengikuti laporan mendalam kami hanya di LajuBerita. Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan memberikan sudut pandang baru bagi perjalanan investasi Anda.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *