Bank Mandiri Tancap Gas: Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.530 Triliun di Kuartal I 2026

Reporter Nasional | LajuBerita
21 Apr 2026, 16:46 WIB
Bank Mandiri Tancap Gas: Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.530 Triliun di Kuartal I 2026

LajuBerita — Gebrakan signifikan dicatatkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di awal tahun 2026. Bank pelat merah ini sukses membukukan pertumbuhan kredit yang impresif hingga 17,4% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan total penyaluran mencapai angka fantastis Rp 1.530 triliun pada kuartal pertama tahun ini.

Pencapaian ini menjadi catatan manis bagi industri keuangan tanah air, mengingat laju pertumbuhan kredit Bank Mandiri tercatat dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa ekspansi ini merupakan komitmen nyata perseroan dalam menggerakkan roda ekonomi nasional, khususnya pada sektor-sektor produktif dan padat karya.

Dorong Inklusi Lewat UMKM dan Program Pemerintah

Di tengah dinamika pasar, Bank Mandiri tetap menunjukkan keberpihakannya pada pelaku usaha kecil. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan kredit UMKM yang mencapai 5,27% YoY. Angka ini menjadi angin segar di saat penyaluran kredit UMKM di industri perbankan secara umum masih mengalami kontraksi.

Berita Lainnya

Banting Harga! Transmart Full Day Sale Beri Diskon Jutaan untuk Samsung Smart TV 43 Inch

Banting Harga! Transmart Full Day Sale Beri Diskon Jutaan untuk Samsung Smart TV 43 Inch

Secara lebih rinci, Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 11 triliun yang menyasar lebih dari 87 ribu pelaku usaha. Tidak hanya itu, dukungan terhadap program prioritas pemerintah pun terus diperkuat. Tercatat, lebih dari 2.300 unit rumah telah mendapatkan pembiayaan sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional tiga juta rumah.

“Kami juga secara konsisten mendukung inisiatif Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Aspirasi kami adalah terus berkontribusi terhadap pengembangan sekitar 80.000 koperasi di pelosok desa dan kota di seluruh Indonesia,” ujar Riduan dalam konferensi pers virtual pada Selasa (21/4/2026).

Digitalisasi yang Menjangkau Pelosok

Keberhasilan Bank Mandiri juga ditopang oleh ekosistem digital yang semakin solid. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, telah terintegrasi dengan layanan perbankan perseroan melalui 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini menggunakan fasilitas virtual account Bank Mandiri.

Berita Lainnya

Badai Capital Outflow: Dana Asing Puluhan Triliun Rupiah Hengkang dari Pasar Modal Indonesia

Badai Capital Outflow: Dana Asing Puluhan Triliun Rupiah Hengkang dari Pasar Modal Indonesia

Di sisi lain, platform digital khusus segmen korporasi dan UMKM, yakni Kopra Bank Mandiri, kini telah merangkul lebih dari 335 ribu pengguna, di mana 85% di antaranya berasal dari sektor UMKM. Langkah inklusi ini semakin dipertegas oleh Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini.

Novita menjelaskan bahwa layanan layanan digital melalui Livin Merchant telah menjangkau 3,3 juta pengguna. Menariknya, sekitar 63% dari pengguna platform tersebut berada di kawasan non-urban. “Volume transaksi di Livin Merchant tumbuh hingga dua kali lipat pada kuartal pertama 2026. Ini membuktikan bahwa solusi keuangan digital kami telah aktif digunakan hingga ke pelosok negeri, memberikan akses modal yang lebih mudah bagi masyarakat,” pungkas Novita.

Berita Lainnya

Dampak Domino Harga Plastik: Biaya Kemasan Mulai Kerek Harga Beras dan Gula Nasional

Dampak Domino Harga Plastik: Biaya Kemasan Mulai Kerek Harga Beras dan Gula Nasional

Dengan performa yang solid ini, Bank Mandiri optimis dapat terus menjadi kontributor utama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sinergi yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Reporter Nasional

Reporter Nasional

Mengulas berita politik dan sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *