Efek Magis Kompetisi Eropa: Hansi Flick Akui Skuad Barcelona Jauh Lebih Termotivasi di Liga Champions
LajuBerita — Hansi Flick, juru taktik kawakan yang kini menukangi Barcelona, melontarkan sebuah pengakuan jujur yang cukup mengejutkan mengenai mentalitas anak asuhnya. Menjelang laga panas bertajuk Derby Katalunya melawan Espanyol, pelatih asal Jerman itu menyebut bahwa kompetisi benua biru memiliki daya tarik magis yang membuat pasukannya bermain dengan intensitas yang berbeda.
Hasrat Mengakhiri Dahaga Gelar Eropa
Meski saat ini Barcelona masih kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol dengan selisih tujuh poin dari Real Madrid, Flick melihat ada percikan semangat ekstra yang muncul setiap kali lagu kebangsaan Liga Champions berkumandang. Baginya, meski La Liga adalah fondasi utama bagi klub, namun memenangkan trofi Liga Champions tetap menjadi impian tertinggi bagi setiap elemen di dalam tim.
Misi Bayern Muenchen Menghapus Kutukan 25 Tahun di Santiago Bernabeu
“Setiap pertandingan Liga Champions, tim ini seolah bertransformasi dan tampil lima persen lebih termotivasi,” ungkap Flick. Ia menilai ada lonjakan respons positif dari para pemain saat menghadapi tekanan di panggung besar Eropa dibandingkan dengan laga-laga domestik rutin.
Misi Membalikkan Keadaan di Perempat Final
Pernyataan Hansi Flick ini muncul di tengah situasi krusial. Saat ini, Blaugrana tengah berupaya keras untuk membalikkan keadaan di babak perempat final setelah menelan kekalahan pahit 0-2 dari Atletico Madrid pada pertemuan pertama. Kendati tertinggal agregat, Flick tetap optimis bahwa ambisi besar untuk kembali merajai Eropa akan menjadi motor penggerak utama bagi kebangkitan timnya.
Target besar klub untuk membawa pulang trofi Si Kuping Besar ke Camp Nou bukanlah tanpa alasan. Terakhir kali Barcelona merasakan manisnya gelar juara Liga Champions adalah pada tahun 2015 silam. Dahaga selama hampir satu dekade inilah yang menurut Flick menjadi alasan mengapa fokus para pemain seringkali tereskalasi saat berlaga di kompetisi tersebut.
Menembus Batas Kemiskinan: Kisah Haru Tim Garuda Baru Menuju Piala Dunia Anak Jalanan di Meksiko
Keseimbangan Antara Domestik dan Eropa
Walaupun memberikan penekanan lebih pada kompetisi Eropa, Flick menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan skuadnya mengendurkan tekanan di kompetisi lokal. Baginya, menjaga performa di liga domestik adalah kewajiban profesional yang harus dijalani untuk tetap berada di jalur juara dan mengamankan posisi di musim berikutnya.
“Kami harus tetap menyelesaikan pekerjaan kami di liga dengan baik, tetapi kami juga tidak bisa membohongi diri sendiri bahwa tujuan paling prestisius adalah Liga Champions. Itulah alasan mengapa klub ini ada dan mengapa kami bekerja keras setiap hari,” pungkasnya dengan nada optimis.